Butuh 6 Pejabat, KPK Surati Sejumlah Kementerian/Lembaga

Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK
Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) guna menjaring kandidat pengisi enam jabatan struktural yang kosong. Surat tersebut berbentuk undangan kepada lembaga untuk mengikuti seleksi kepegawaian di KPK.

“Baru menyurati kepada kementerian terkait yang dalam pandangan KPK memiliki SDM yang sesuai dengan kebutuhan jabatan-jabatan di KPK tersebut,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron ketika dikonfirmasi, Senin (3/2).

Ghufron mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Polri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ghufron membeberkan, surat itu telah dilayangkan pihaknya kepada sejumlah K/L sejak akhir Januari 2020 lalu. Namun, ia tak menjelaskan lebih lanjut kapan persisnya proses seleksi diselenggarakan.

“Iya, Januari akhir sudah kita layangkan suratnya. Untuk enam jabatan yang masih kosong,” kata dia.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak sebelumnya merincikan, keenam posisi yang masih mengalami kekosongan antara lain Kepala Biro Hukum, Direktur Penyelidikan, Deputi Penindakan, Direktur Pengaduan Masyarakat, Direktur Pengolahan Informasi dan Data, serta Deputi Informasi dan Data.

“Sekarang semua masih dijabat pelaksana tugas (Plt),” kata dia.

Selain enam posisi tersebut, jabatan Juru Bicara sejatinya juga mengalami kekosongan pejabat. KPK menunjuk Ali Fikri sebagai Plt Juru Bicara bidang Penindakan dan Ipi Maryati Kuding sebagai Plt Juru Bicara bidang Pencegahan pada 27 Desember 2019 lalu.

Penunjukan ini dilakukan sejak Firli Bahuri cs memutuskan Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah untuk tak lagi mengemban tugas sebagai Juru Bicara. Posisi tersebut telah diemban Febri sejak 2016 atau semasa kepemimpinan Agus Rahardjo cs. (riz/gw/fin)

  • Dipublish : 4 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami