Calon Menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi Jilid II, Nadiem Makarim Mundur dari Gojek

Nadiem Makarim diprediksi akan menjadi salah satu calon menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. (Biro Setpres)
Nadiem Makarim diprediksi akan menjadi salah satu calon menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. (Biro Setpres)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Nadiem Makarim diprediksi akan menjadi salah satu calon menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Prediksi ini semakin menguat setelah Nadiem tampak datang ke Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10), dan bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

“Saya merasa ini suatu kehormatan yang luar biasa, saya telah diminta untuk bergabung dengan kabinet pak Presiden beliau percaya saya dengan tanggungjawab ini dan saya menerima,” ujar Nadiem.

Dia menyambut dengan bahagia ajakan Jokowi tersebut. Menurut dia, Jokowi serius ingin menbawa kemajuan bagi bangsa ke depan. Serta ingin banyak membuat berinovasi. Meski begitu, Nadiem mengatakan belum ada pembicaraan spesifik posisi kementerian apa yang akan ditempatinya.

Dia pun tak berusaha meminta, karena itu merupakan hak preogratif Jokowi. “Kita diskusikan mengenai butir-butir visi ke depan. Hal-hal mengenai visi presiden seperti pengembangan SDM, reformasi birokrasi, peningkatan investasi dan lain-lain,” imbuhnya.

Nadiem menegaskan, siap mendukung kerja Jokowi 5 tahun ke depan. Ia pun telah menyiapkan berbagai macam inovasi. Namun, dia masih enggan membocorkannya. Di sisi lain, bertepan dengan dipilihnya dia sebagai Menteri, Nadiem langsung melepas jabatannya sebagai CEO GoJek.

“Sudah pasti dari posisi saya di GoJek sudah mundur dan tidak ada kewenangan sama sekali. Per hari ini sudah sama sekali posisi maupun kewenangan apapun di GoJek (ditinggalkan),” pungkas Nadiem. (jp)

  • Dipublish : 21 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami