Cekcok Pasangan Suami Istri Berujung Kematian

Ilustrasi KDRT
Ilustrasi KDRT
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MUARA ENIM – Warga Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muar Enim mendadak heboh. Pasalnya Yulilah (45), sudah meninggal di dalam rumahnya dengan kondisi luka lebam yang diduga tindakan kekerasan, Senin (3/2).

Peristiwa tersebut awalnya diketahui oleh suami korban. Setelah itu memberitahu kerabat dan tetangganya yang akhirnya dilaporkan ke Polisi. Kemudian dilakukan visum di Puskesmas Gunung Megang, karena meninggalnya mencurigakan akhirnya korban dibawa ke RS Bhayangkari di Palembang untuk dilakukan autopsi. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, akhirnya anggota Polsek Gunung Megang menangkap Yedi Mulyadi (44) yang merupakan suami korban.

Kejadian itu bermula saat pelaku pulang kerumahnya setelah selama tiga minggu tidak pulang karena bekerja. Kemudian pada saat berada di rumah handphone pelaku ada yang menelpon, ternyata orang yang menelpon tersebut adalah Wanita Idaman Lain (WIL).

Ternyata korban menyadari adanya telpon tersebut, sehingga pada saat itu terjadilah cekcok mulut antara korban dengan pelaku. Lalu ada kata-kata yang keluar dari mulut korban kepada pelaku “Kalu dak mikirke anak, la lamo aku minta cerai”.

Perkataan korban tersebut menyulut emosi pelaku, sehingga pada saat itu pelaku langsung memukul mata dan wajah korban dengan tangan secara berulang-ulang. Tidak puas, lalu pelaku juga memukulkan helm ke kening korban hingga terjatuh ke lantai.

Melihat kondisi korban, pelaku langsung menyelimuti korban dan membawanya ke Bidan di Desa Tanjung Terang untuk dilakukan perawatan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi.

Untuk meyakinkan bahwa korban belum meninggal. Pelaku membawa korban ke Puskesmas Gunung Megang. Setelah dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, korban dinyatakan oleh tim medis bahwa sudah meninggal dunia.

Atas meninggalnya korban dengan tidak wajar, Ahmad Aspawi (43) kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Megang. Setelah mendapat laporan dari keluarga korban tersebut, Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin oleh Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanyo SH dan Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian SIK melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan suami korban secara insentif, Selasa (4/2) diri hari pukul 00.15 WIB Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim dan Team Trabazz Polsek Gunung Megang berhasil mengungkap kalau pelaku pembunuhan adalah suami korban sendiri dan dilakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti yang digunakan oleh pelaku.

“Pelaku bersama barang bukti yang diamankan yaitu satu buah helm warna putih, satu buah Asisoris helm, satu buah headset handphone, satu lembar selimut, dua buah cincin batu akik warna putih dan warna hitam, pakaian korban dan pelaku serta buku nikah milik korban dan pelaku,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, dari hasil outopsi korban meninggal dunia mengalami kekerasan dengan luka memar pada mata sebelah kiri, luka pada bibir dan luka memar pada siku kanan dan siku kiri,” jelasnya. (fin/jm)

  • Dipublish : 5 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami