Cina Eksekusi Mati Terpidana Pembunuhan Dua Murid di Shanghai

Ilustrasi pembunuhan. (Pixabay)
Ilustrasi pembunuhan. (Pixabay)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Pemerinah Cina mengeksekusi mati terpidana pembunuhan terhadap dua murid sekolah dasar di Shanghai, Huang Yuchuan, Kamis (3/12) waktu setempat.

Dilansir dari Reuters, Jumat (4/12), Huang yang mengaku menderita skizofrenia terbukti bersalah melakukan penyerangan terhadap tiga murid dan satu orang tua di depan Sekolah Dasar Bahasa Asing di Shanghai, Cina, pada 28 Juni 2018 lalu.

Perbuatannya tersebut menewaskan dua dari tiga muridserta melukai orang tua tersebut.

Huang lantas ditangkap oleh pihak keamanan Shanghai dan dijatuhi hukuman mati dalam persidangan pada 23 Mei 2019 lalu.

Atas putusan itu, Huang mengajukan banding ke pengadilan tinggi dengan alasan tindakannya tersebut di luar kesadaran lantaran dirinya mengidap skizofrenia.

Dalam penyelidikan pihak kepolisian, Huang memang terbukti menderita skizofrenia. Namun, majelis hakim setempat tetap menjatuhkan hukuman mati lantaran perbuatan Huang dinilai keji dan berdampak serius terhadap para korban.

Majelis hakim tingkat banding menyatakan penyakit mentalnya itu tidak berdampak jelas pada kemampuannya untuk mengenali dan mengendalikan perilaku saat melakukan kejahatan.

Menurut hasil penyidikan, pekerja migran dari Provinsi Hunan itu secara sengaja melakukan tindak pidana dengan persiapan penuh karena dia ingin melakukannya setelah gagal mendapatkan pekerjaan di Shanghai.

Dia datang ke Shanghai pada 6 Juni 2018 dan membeli sebilah pisau dapur di pasar.

Sebelum melakukan tindak kejahatan, dia sudah mempelajari situasi di sekitar sekolah dasar berkelas internasional tersebut.

Pada 28 Juni 2018 siang, dia mendapati beberapa murid meninggalkan sekolahan dan mengikuti mereka sejauh100 meter sebelum melakukan perbuatan keji tersebut. (riz/fin)

  • Dipublish : 4 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami