Cina Tahan Tiga Pelaut Indonesia

Traditional fishing boats work off the east coast of Natuna Besar July 9, 2014. Picture taken July 9, 2014. INDONESIA/NATUNA REUTERS/Tim Wimborne
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BEIJING – Aparat penegak hukum Cina menahan 11 pelaut asal Indonesia, atas dugaan penyelundupan barang biasa. Ketiganya ditangkap di atas kapal Heng Smooth milik perusahaan pelayaran Taiwan.

Kanselari Konsulat Jenderal RI di Shanghai Muhammad Arifin di Beijing, mengatakan mereka ditahan di Distrik Haizhou, Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu, wilayah timur Cina.

“Jadi dugaan kasus penyelundupan barang tidak hanya melibatkan Juliantono, melainkan ada dua WNI lainnya yang masih ditahan,” kata Arifin, dalam keterangan resminya di Beijing, Senin (12/8).

Sementara tujuh pelaut lainnya, yakni Hidayat, Hartono, Tolip, Turcia, Rizky, Arya, dan Rahman dibebaskan karena hasil investigasi pihak kepolisian setempat tidak menemukan cukup bukti atas tindak kejahatan yang disangkakan.

“Mereka yang dibebaskan sudah dipulangkan ke Indonesia, sedangkan berkas perkara ketiga WNI yang ditahan sudah dilimpahkan ke kejaksaan Jiangsu,” kata Arifin.

Pihaknya juga telah meminta, kejaksaan Jiangsu agar diperkenankan mengunjungi ketiga pelaut tersebut di rumah tahanan.

“Namun sampai sekarang permintaan kami belum mendapatkan jawaban,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa pihak keluarga di Jakarta meminta bantuan kantor perwakilan RI di China untuk membebaskan Juliantono Ginting yang ditangkap di atas kapal Heng Smooth milik perusahaan pelayaran Taiwan atas dugaan penyelundupan barang biasa.

Setelah pihak KJRI Shanghai berhasil menghubungi Juliantono, ternyata ada dua pelaut asal Indonesia lainnya yang ditahan atas kasus yang sama, yakni Dadang Sutardi dan Joni.

(der/fin)

 

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 13 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami