Coblosan Ulang di TPS 046 Kedurus: DPT 452, Yang Mencoblos Hanya 131

Warga mencoblos di bilik suara kemarin. Dalam pemungutan suara ulang tersebut, pasangan Eri Cahyadi-Armudji unggul. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
Warga mencoblos di bilik suara kemarin. Dalam pemungutan suara ulang tersebut, pasangan Eri Cahyadi-Armudji unggul. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id − Pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 046 Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, berjalan tanpa kendala Minggu (13/12). Namun, tingkat partisipasi pemilih menurun drastis daripada pemungutan suara 9 Desember. Di antara 452 nama yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT), yang datang hanya 131 orang.

PSU di TPS (tempat pemungutan suara) 046 Kedurus berlangsung seperti pemilihan biasa. Kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) membuka TPS mulai pukul 07.00. Namun, belum banyak warga yang datang untuk menggunakan hak pilihnya untuk kali kedua. Masyarakat baru berdatangan pukul 09.00−12.00.

Sayangnya, antusiasme warga tidak seperti pemungutan suara pada 9 Desember lalu. Pada pemungutan suara 9 Desember, ada 216 orang yang menggunakan hak pilihnya di TPS 046 Kedurus.

”Kami sudah sosialisasi, bahkan tadi pagi (kemarin, Red) kami ikut turun jemput bola,” kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karang Pilang Rohim.

Rohim menilai partisipasi pemilih saat pencoblosan hari H dan PSU memang tidak bisa disamakan. Berkaca dari pemilu sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih selalu menurun ketika PSU. ”Kadang ada warga yang sedang di luar kota pulang kampung pas hari H pencoblosan. Tetapi, tidak balik lagi ketika PSU. Yang seperti itu banyak dan sulit untuk ditingkatkan lagi (partisipasinya, Red),” terangnya.

Meski demikian, dia bersyukur penyelenggaraan PSU di TPS 046 Kedurus berjalan lancar. Tidak ada kendala selama proses pencoblosan. Baik indikasi pelanggaran protokol kesehatan (prokes) maupun pelanggaran yang lain. Pukul 13.00, proses pemungutan suara berakhir dan dilanjutkan penghitungan sampai pukul 15.00. Kemarin sore kotak suara yang berisi 131 surat suara sudah dibawa ke sekretariat PPK di kantor Kecamatan Karang Pilang.

Dari 131 suara yang masuk, perolehan pasangan calon wali kota nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armudji tetap unggul dengan 92 suara. Sementara itu, calon wali kota nomor urut 2 Machfud Arifin- Mujiaman hanya mendapat 33 suara. Ada 6 surat suara yang dinyatakan tidak sah.

Komisioner KPU Kota Surabaya Suprayitno mengatakan, pihaknya sudah menggandeng pihak kepolisian untuk mengawal kotak suara tersebut sampai nanti dilakukan penghitungan di tingkat kota.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Surabaya Agil Akbar menilai tidak ada indikasi pelanggaran yang ditemukan selama penyelenggaraan PSU di TPS 046 Kedurus. Kerumunan seperti yang terjadi sebelumnya juga nyaris tidak ditemukan. ”Relatif lancar tanpa kendala,” katanya.

Agil mengatakan, saat ini petugas dipersiapkan untuk mengawal penghitungan suara di tingkat kota. Sebab, potensi pelanggaran prokes dirasa masih bisa terjadi selama penghitungan tahap akhir nanti. ”Termasuk potensi kecurangan atau pelanggaran lain. Kami akan kawal sampai tuntas untuk mewujudkan proses demokrasi yang sehat,” jelasnya. (jp)

HASIL PEMUNGUTAN SUARA DI TPS 046 KEDURUS

Tanggal 9 Desember

– 01 Eri-Armudji: 121 suara

– 02 Machfud-Mujiaman: 77 suara

– Tidak sah: 18 suara

– Total: 216 suara

Tanggal 13 Desember (PSU)

– 01 Eri-Armudji: 92 suara

– 02 Machfud-Mujiaman: 33 suara

– Tidak sah: 6 suara

– Total: 131 suara

  • Dipublish : 14 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami