Dalam PSBB, Petugas Punya Otoritas Memaksa Warga Tetap di Rumah

TINDAK TEGAS: Petugas menindak pengguna jalan untuk memakai masker selama PSBB berlaku di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
TINDAK TEGAS: Petugas menindak pengguna jalan untuk memakai masker selama PSBB berlaku di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA, – Wilayah Jabodetabek telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hasilnya memang belum terlihat.

Namun, semenjak PSBB berlaku di Jakarta, masih banyak warga yang tidak mengindahkan ketentuan dari physical distancing atau menjaga jarak.

Ahli Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Hasbullah menyebut, hingga kini masih ada masyarakat yang belum sadar untuk mengikuti ‎anjuran pemerintah. Baik itu social-physical distancing, tetap berada di rumah, menggunakan masker, atau menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan lain sebagainya.

‎”Masyarakat di negara berkembang yang berpendidikan rendah. Umumnya memang berpandangan pendek. Enggak jauh mikir ke depan,” ujar Hasbullah dalam diskusi secara virtual di Jakarta, Sabtu (14/4).

Hasbullah meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam upaya memutus mata rantai virus korona ini. Dengan kesadaran itulah upaya untuk memutus rantai penyebaran virus korona.

“Bagaimana kita masyarakat yang lebih aware bisa berperan. Paling tidak kita bisa ikut berperan mengurangi penularan misalnya,” kata dia.

 

Selama di rumah, masyarakat bisa mengisi waktu luangnya dengan membuat masker. Dengan cara begitu waktu di rumah bisa bermanfaat bagi orang banyak di tengah pandemi.

Untuk PSBB, jika peraturannya tidak dipatuhi masyarakat, Hasbullah mendorong petugas bertindak tegas. Dengan ketegasan itu diyakini dapat meningkatkan kepatuhan warga menjaga diri dan memutus mata rantai covid-19.

“Masyarakat yang model ini (yang abaikan anjuran pemerintah-Red)‎ harus dengan tindakan tegas. Mereka harus dipaksa. Kalau enggak ada paksaan, enggak bisa,” katanya. Pemaksaan itu hanya bisa dilakukan oleh aparat pemerintah daerah yang sudah diberi otorisas dalam penyelenggaran PSBB. (jp)

  • Dipublish : 18 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami