Dalam Sehari Tambah 357 Kasus, Positif Covid-19 Jadi 7.775 Orang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pertambahan kasus baru pasien Covid-19 terus dinamis setiap hari. Terbaru, Kamis (23/4), dalam 24 jam pertambahan kasus baru masih relatif tinggi yakni sebanyak 357 kasus. Sehingga total kasus positif sebanyak 7.775 orang.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan, jumlah pasien yang tercatat adalah data yang terkonfirmasi positif dengan real time PCR. Sehingga pasien positif tersebut bukanlah pencatatan dari hasil Rapid Test.

“Data yang dihimpun dan diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah pasien dengan uji tes real time PCR. Ada 43 laboratorium yang menguji karena adanya ketersediaan reagent,” kata Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (23/4).

Sejauh ini spesimen yang sudah diperiksa adalah sebanyak 59.935 spesimen dengan 48 ribu lebih kasus. Satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari satu kali.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yakni sebanyak 195.948 dan sebagian besar sudah selesai dipantau kesehatannya. Lalu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah sebanyak 18.283.

Angka kesembuhan terus lebih tinggi dibanding angka meninggal. Kali ini angka pasien sembuh bertambah 47 orang. Sehinhga menjadi 960 pasien. Dan pasien meninggal bertambah 11 jiwa sehingga total kematian menjadi 647.

Rincian pasien sembuh masih terdapat di 5 provinsi tertinggi. Di antaranya Jakarta sebanyak 326 pasien sembuh, Jawa Timur sebanyak 112 pasien sembuh, Jawa Barat sebanyak 87 pasien sembuh, Sulawesi Selatan sebanyak 80 pasien sembuh, dan Bali sebanyak 55 pasien sembuh.

“Keberhasilan upaya penanganan Covid-19 adalah karena peran serta masyarakat, kerja keras RT RW sampai pelaksanaan isolasi mandiri perorangan sampai kelompok. Dan kepatuhan dalam melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” tegas Yurianto.

“Maka tetap tinggal di rumah. Bagi umat islam saatnya ibadah Ramadan bersama keluaga. Sebab jika melakukan perjalanan, perjalanan kita tak aman akan banyak Orang Tanpa Gejala (OTG). Pakai masker dan batasi waktu saat keluar rumah,” tutup Yurianto. (jp)

  • Dipublish : 23 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami