Dampak Virus Corona, Pasokan Bahan Baku Obat Berkurang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SEMARANG,- Pasokan bahan baku obat yang sebagaian besar masih diiimpor, mengalami penurunan akibat merebaknya Virus Corona baru atau Covid-19.

Wakil Sekretaris Gabungan Pengusaha Farmasi Jawa Tengah Sukadi mengatakan, 90 persen bahan baku obat harus didatangkan dari luar negeri.

“Dari jumlah itu, sekitar 60 hingga 62 persennya harus didatangkan dari China,” kata Sukadi di Semarang, Jumat (6/3).

Dengan kondisi saat ini, lanjut dia, banyak pemasok yang menyatakan menunda pengiriman, meski sudah ada kontrak pembelian dengan industri di dalam negeri.

“Mereka menyatakan tetap akan mengirim. Namun saat ini masih ada penundaan,” katanya.

Persediaan bahan baku yang ada saat ini, lanjut dia, diperkirakan hanya bisa memenuhi kebutuhan produksi sekitar 1 hingga 2 bulan ke depan.

Ia mencontohkan kebutuhan paracetamol yang masih didatangkan dari Tiongkok sebagai bahan baku obat lainnya.

Sukadi menuturkan kebutuhan bahan baku dari Tiongkok tidak memungkinkan didatangkan dari negara lain karena harga lebih mahal.

Ia menilai keterbatasan pasokan bahan baku ini akan memicu kenaikan harga obat.

“Sebenarnya saat ini sudah ada kenaikan, tapi tidak dirasakan karena banyak yang menggunakan obat dari BPJS,” kata Sukadi.

Oleh karena itu, kata dia, para pengusaha farmasi mengharapkan adanya kepastian upaya dalam menghadapi penyebaran Virus Corona.

Selain itu, pengusaha juga mengharapkan adanya stimulan, seperti kemudahan untuk mendatangkan bahan baku obat.(atr/jpnn)

  • Dipublish : 7 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami