Danny Pomanto Tegaskan Genose Akan mendukung PTM di Makassar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id –  Penggunaan GeNose untuk siswa dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Makassar sempat mendapat sorotan.

Namun Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau yang lebih dikenal Danny Pomanto, menegaskan bahwa GeNose telah mendapat izin edaran dan produksi dari Kementerian Kesehatan RI.

“Siapa yang bilang GeNose tidak bagus. Siapa yang berhak bilang bahwa itu tidak bagus dipakai,” ujarnya.

“Siapa yang lebih tinggi dari Kemenkes di negara ini. Terus ada orang bilang tidak baik. Itu urusannya dia. Tidak bisa dia campur Pemerintah Kota. Apalagi ada dukungan jelas sekali bahwa memakai untuk skrining di sekolah itu bagus sekali,” sambung orang nomor satu Makassar ini.

Danny menegaskan, penggunaannya sudah dipastikan karena saya dah sesuai dengan aturan yang ada.

“Masa kita mau dengar orang yang tidak punya otoritas. Kita kan negara. Harus berdasarkan aturan. Bukan berdasarkan maunya orang. Atau suaranya orang,” jelasnya.

Lebih jauh Danny menyebutkan, ia telah menelepon Ketua IDI Makassar soal adanya berita terkait Penggunaan GeNose.

“Kemairn saya telepon ketuanya, bilang bukan pernyataan IDI itu. Saya bilang ini atas nama IDI dia,” pungkas politisi NaSdem ini.

Terpisah, legislator DPRD Kota Makassar mendukung rencana Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto untuk menggunakan alat Gadjah Mada Electronic Nose (GeNose).

Dukungan itu datang dari Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi dan Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abd Wahab Tahir.

“GeNose ini kan untuk mendeteksi awal dan sudah disetujui oleh beberapa organisasi kesehatan di seluruh Indonesia untuk mendeteksi awal Covid-19,” ungkap Kasrudi.

Bahkan politisi Gerindra itu inginGeNose digunakan di instansi-instansi swasta yang ada di Indonesia. Bahkan instansi pemerintah juga pakai.

Yang terpenting, kata dia siswa yang ingin mengikuti PTM sudan divaksin. GeNose ini untuk mendeteksi awal saja.

“Jadi menurut saya untuk PTM cukup GeNose saja. Kan yang penting siswa sudah vaksin. Itu intinya sebenarnya. Kalau belum divaksin silahkan divaksin dulu,” tambah Kasrudi.

Senada dengan Kasrudi, Wahab Tahir juga mendukung rencana Danny untuk menggunakan GeNose. Ia mengapresiasi Danny Pomanto.

“Ide yang bagus dan saya mendukung hal tersebut,” ujar Wahab saat dihubungi.

Wahab mengatakan, Pemkot Makassar sangat berhati-hati soal kesehatan anak didik. Olehnya itu, Pemkot menghadirkan GeNose sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi anak-anak.

“Itu dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk melakukan deteksi dalam rangka kehati-hatian, saya sangat setuju,” katanya.

Wahab mengatakan, apa yang dilakukan Pemkot Makassar patut dihargai dan didukung sebagai bentuk pelayanan publik.

“Setiap upaya patut dihargai dan yang dilakukan pemkot adalah bagian dalam rangka pelayanan kepada rakyat,” tuturnya. (fajar/jm)

  • Dipublish : 22 Oktober 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami