Densus 88 Sudah Amankan 32 Terduga Teroris di Sulsel

Ilustrasi: Densus 88 (dok JawaPos.com)
Ilustrasi: Densus 88 (dok JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA – Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan 32 orang terduga teroris. Mereka ditangkap di sejumlah daerah di Sulsel.

”Sampai Juat (17/4) telah berhasil menangkap 32 orang yang diduga terkait dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar,” ucap Kabidhumas Polda Sulsel Kombespol E. Zulpan seperti dilansir dari Antara di Makassar.

Dia menyebut, 32 orang terduga tersebut merupakan hasil pengembangan dan pendalaman tim. Mereka diduga merupakan bagian dari jaringan pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral, Minggu (28/3). Seluruh terduga kini berada di kantor Polda Sulsel.

”Sekarang mereka menjalani pemeriksaan intensif oleh Tim Densus 88 Antiteror dibantu tim Polda Sulsel. Mereka kita amankan saat ini masih berada di kantor Polda Sulsel. Ada 30 pria dan dua wanita,” tutur Zulpan.

Saat ditanyakan satu orang terduga pelaku diamankan di Kabupaten Bone? Zulpan membenarkan kejadian itu. Penangkapan dilakukan pada Kamis (15/4) dini hari. Dia termasuk dari 32 orang tadi.

”Terakhir itu diamankan di Bone, saya belum bisa sampaikan secara detail. Ada keterkaitannya. Ini hanya sebagian kita sampaikan, karena baru kemarin (ditangkap),” ujar Zulpan.

Hingga kini, kata dia, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk menggali peran masing-masing. Seluruh terduga yang diamankan masih berstatus terperiksa.

Semua yang diamankan, ungkap Zulpan, merupakan jaringan kelompok yang sama yakni Jamaah Ansharud Daulah atau JAD merupakan kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Mereka memiliki keterlibatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

”Mengenai penetapan tersangka itu kewenangan penyidik. Penyidik menyakini berdasar pasal 184 KUHP minimal dua alat bukti untuk penetapan tersangka nanti, tentu mengarah pada mereka semua,” tutur Zulpan.

Terkait barang bukti, Zulpan menambahkan, petugas mengamankan ponsel dan lainnya. Namun, dia enggan menjelaskan secara detail barang apa saja itu, karena masih bagian dari penyidikan.

Mengenai status seluruh terduga yang sudah ditangkap, apakah dikirim ke Jakarta untuk proses penyidikan lanjutan, Zulpan mengatakan, saat ini masih dilaksanakan pemeriksaan penyidik Densus 88. Sampai saat ini tim Densus dibantu Polda Sulsel masih bekerja untuk menuntaskan kasus bom Gereja Katedral.

”Sesuai instruksi pimpinan Polri, kita mengungkap sampai dengan ke akar-akarnya, semua terlibat baik pelaku maupun mendukung kegiatan bom bunuh diri di gereja kita tangkap dan proses hukum,” ucap Zulpan. (jm/jawapos)

  • Dipublish : 17 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami