Dinkes Gresik Anggarkan 200 Juta Rupiah Untuk Fogging

LEMAS: Salah satu pasien DBD yang dirawat di RS Ibnu Sina Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)
LEMAS: Salah satu pasien DBD yang dirawat di RS Ibnu Sina Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

GRESIK – Musim pencaroba segera tiba. Penyakit DBD menjadi salah satu perhatian Dinkes (Dinas Kesehatan) Gresik. Untuk mengatasinya, Dinkes  menggelar fogging dengan alokasi anggaran Rp 200 juta selama setahun.

Namun, sayang anggaran tersebut sudah habis awal tahun 2019. Dana itu akan dimaksimalkan, sehingga proses fogging bisa langsung dilakukan di puskesmas.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pemkab Gresik dr Ummi Khoiroh mengatakan, permintaan fogging banyak. Namun, karena keterbatasan anggaran, maka belum semua permintaan bisa dipenuhi.

“Pada perubahan APBD 2019 lalu pihaknya mendapat tambahan Rp 200 juta. Anggaran itu untuk antisipasi wabah DBD,” ungkapnya.

Untuk solusi kasus DBD bisa ditekan, pihaknya meminta puskesmas terdampak DBD melakukan fogging sendiri. Langkah itu diambil karena nyamuk aedes aegypty mampu terbang 100 meter per hari.

Jika tidak segera ditangani, dikawatirkan desa lain juga terserang. “Kalau di puskesmas harapan kami responnya langsung cepat. Tetap obatnya dari Dinkes,” katanya.

Ummi mengakui belum sepenuhnya puskesmas bisa melakukan fogging mandiri. Karena minimnya alat fogging. Saat ini Dinkes hanya memiliki 11 alat fogging dan hanya 7 alat yang berfungsi.

Meski begitu, tahun ini Dinkes menambah 10-15 alat fogging untuk puskesmas yang rawan. Seperti, Cerme, Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas.

Dilihat dari jumlah kasusnya sendiri, bulan Januari terdapat 121 penderita DBD. Sedangkan untuk pelaksanaan foggingnya, Dinkes sudah melakukan 91 kali fogging.

Sedangkan hingga awal September ini sudah ada 284 kasus DBD di Gresik. Dua di antaranya meninggal. “Diprediksi kasus DBD akan kembali naik mulai awal Oktober nanti,” kata dia. (jpr)

 

Sumber: radarsurabaya.jawapos.com

  • Dipublish : 21 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami