Dipaksa Suntik KB, Anak di Bawah Umur Dipekerjakan di Tempat Hiburan Malam Batam

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BATAM,- Pengungkapan dua anak perempuan yang menjadi korban perdagangan orang di Bar Chelsea Sintai, Tanjunguncang, Batuaji membuat miris. Selama bekerja, Keduanya mendapatkan perlakuan yang tak menyenangkan. Baik AA, maupun UL, disekap dan dipaksa menggunakan alat kontrasepsi atau suntik Keluarga Berencana (KB) sebelum melayani pria hidung belang.

“Setelah sampai di Batam, mereka memaksa saya disuntik KB. Malamnya, langsung disuruh duduk di depan bar,” kata UL seperti dikutip Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (10/1).

Dia mengaku, setelah itu dipaksa melayani pria hidung belang hingga pukul 05.00 WIB. Kemudian, ia bersama rekannya tersebut dikunci di dalam kamar. “Sorenya disuruh mandi, dan dipaksa kerja lagi. Selama bekerja tidak ada dikasih uang,” kata remaja asal Depok, Jawa Barat ini.

Sementara itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang, Ipda Dwi Dea Anggraini mengatakan, pemilik bar baru pertama kali mempekerjakan anak di bawah umur. Tujuannya, agar memperbanyak tamu maupun pelanggan. “Karena mareka (korban) masih sangat muda, pastinya tamu yang melihat jadi tertarik,” kata Dea.

Dea menjelaskan, dengan kejadian ini, pihaknya juga mendata pekerja dan menggeledah bar-bar lainnya yang berada di Teluk Pandan, Sintai. “Kita sudah cek ke bar-bar lainnya, dan tidak ditemukan pekerja anak di bawah umur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial, meminta kepolisian untuk meningkatkan pengawasan, khususnya di lokalisasi tersebut. “Kita harapkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Saya juga imbau kepada pemilik usaha, untuk tidak mempekerjakan anak di bawah umur,” kata Erry. (jp)

 

  • Dipublish : 10 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami