Ditangkap Polisi Karena Simpan Sabu di Celana

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BANTEN RAYA – MS (40) warga Desa Pelakyon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang. Yang bersangkutan kedapatan menyimpan satu paket sabu terbungkus plastik bening di saku celananya.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan, penangkapan tersangka narkoba itu merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Dari informasi tersebut pihaknya langsung bergerak untuk melakukan penanganan.

“Tersangka MS kami amankan di pinggir Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya sekitar Desa Maja, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pada Selasa (3/12) pukul 20.00 WIB,” ujarnya di Mapolres Serang, Jumat (13/12).

Ia menjelaskan, awalnya tersangka sempat tak mengakui tuduhan memiliki narkoba. Meski demikian, petugas tak percaya begitu saja dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan satu plastik bening berisi kristal putih yang diduga merupakan narkoba jenis sabu.

“Barang bukti yang diduga sabu, kami temukan dalam saku celana kiri. Tersangka berikut barang buktinya, kami bawa ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan, kata dia, tersangka akhirnya mengakui jika serbuk kristal yang diamankan adalah miliknya. Barang itu dibelinya dari seseorang tang mengaku sebagai warga Tangerang. Barang haram tersebut rencananya akan dipakai sendiri, namun sebelum niat terlaksana tersangka lebih dahulu ditangkap petugas.

“Tersangka mengakui akan menggunakannya sendiri, bukan untuk diperjualbelikan tapi masih kami selidiki. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” ungkapnya yang didampingi Kasatresnarkoba AKP Trisno Tahan Uji dan Kaurbinops Satresnarkoba, Ipda Maulana Ritonga.

Lebih lanjut Indra mengimbau, masyarkat untuk aktif memberikan informasi tentang keberadaan narkoban atau pun minuman keras di masing-masing lingkungannya. Hal itu dilakukan untuk menekan dan memersempit ruang penyelahgunaan narkoba, baik untuk para pengedar maupun pengguna.

Ia menegaskan, sekecil apapun laporannya langsung akan ditindaklanjuti dan akan melakukan tindakan tegas. “Sebagai komitmen bersama, kita menginginkan Kabupaten Serang bebas dari miras dan narkoba. Oleh karenanya, kami meminta peran aktif masyarakat untuk membantu memberikan informasi jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Bagi yang masih menjual atau pengguna harus berhenti,” tegasnya.

(dewa)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 14 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami