Ditegur Kemendagri, Pemprov Sulsel Kebut Pembayaran Insentif Nakes

Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah merespons teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilayangkan melalui surat teguran tertulis bernomor 900/3922/SJ pada Sabtu, (17/7/2021).

Teguran tersebut dilayangkan setelah melihat hasil monitoring kondisi realisasi anggaran Pemprov yakni Bantuan Biaya Operasional Kesehatan (BOKT) tahun anggaran 2020 yang belum terealisasi sebesar Rp1.217.499.942 atau 5,4 persen dari pagu sebesar Rp22.614.090.910.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, dana telah tersedia. Namun, masih tetap menunggu selesai hasil verifikasi.

“Untuk tahun 2021, menunggu hasil verifikasi dari tim verifikator fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan, dan verifikator dinas kesehatan, untuk kami ajukan ke Inspektorat Daerah untuk direview, dan ke BKAD untuk proses selanjutnya,” ujarnya

Semetara itu, Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief, mengungkapkan, hasil review insentif nakes sudah bisa dirampungkan Senin, (19/7/2021).

Namun, kata dia masih ada beberapa data pendukung yang belum lengkap seperti dari RSUD Labuang Baji.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid, menyebutkan, setelah hasil review dari Inspektorat selesai, maka insentif nakes akan dicairkan.

“Kita tunggu dulu hasilnya, setelah semua clear, akan langsung dibayarkan. Jadi, bukan tidak mau dibayar. Tapi ada prosesnya. Kita tunggu saja,” tuturnya. (fajar/jm)

  • Dipublish : 19 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami