DPR Minta Jokowi Segera Usulkan Nama Calon Kapolri

Kapolri Jenderal Idham Azis akan segera memasuki masa purna tugas pada 25 Januari 2021. Nama calon penggantinya hingga saat ini masih belum diusulkan oleh Presiden Joko Widodo. (Dok Divisi Humas Polri)
Kapolri Jenderal Idham Azis akan segera memasuki masa purna tugas pada 25 Januari 2021. Nama calon penggantinya hingga saat ini masih belum diusulkan oleh Presiden Joko Widodo. (Dok Divisi Humas Polri)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mengatakan sampai saat ini komisi hukum belum menerima pengusulan calon Kapolri yang telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pihaknya pun berharap Jokowi bisa segera mengusulkan nama calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Aziz.

“Hingga hari ini sebagai anggota Komisi III saya belum mendapat pemberitahuan tentang pengusulan calon Kapolri dari Presiden,” ujar Didik kepada wartawan, Jumat (8/1).

Menurut Didik, pastinya pengusulan tersebut harus segera di usulkan oleh Jokowi mengingat tanggal 25 Januari 2020 Idham akan memasuki usia purna tugas.

“Jadi pengusulan nama tersebut harus segera diusulkan oleh Presiden Jokowi,” katanya.

Pengusulan juga harus segera dilakukan karena UU Nomor 2/2020 juga mengamanahkan adanya beberapa proses di DPR RI, mulai dari fit and proper test di Komisi III hingga pengambilan keputusan baik di Komisi III maupun di rapat paripurna terkait sikap DPR RI untuk menyetujui atau menolak usulan Presiden Jokowi.

“Mengingat proses yang harus dilalui dan waktu yang sedemikian sempit, pastinya pengusulan oleh Presiden ke DPR RI sedang dipersiapkan, dengan mempertimbangkan masukan dari Wanjakti Polri dan Kompolnas,” ungkapnya.

Didik mengaku sudah mengetahui ada beberapa jenderal polisi bintang tiga dan bintang dua yang berpeluang di bursa calon Kapolri. Soal siapa pengganti Idham Azis, semua tergantung pertimbangan dan pengusulan Jokowi sebelum proses persetujuan atau penolakan di DPR dilakukan.

“Meskipun kunci calon Kapolri ini ada ditangan presiden, namun masyarakat punya hak untuk menilai integritas, kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi, serta rekam jejak calon Kapolri,” pungkasnya. (jawapos.com)

  • Dipublish : 8 Januari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami