Dua Warga Bogor PDP Corona Meninggal Dunia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id, – Dua warga Kota Bogor yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di rumah sakit meninggal dunia, pada Selasa (24/3). Data ini didapatkan dari dari Crisis Center Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, sebagai Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pasien tersebut belum diketahui positif atau negatif virus korona.

“Dua PDP yang meninggal dunia itu, sebelumnya sudah dilakukan tes swab untuk memastikan apakah positif atau negatif COVID-19. Hasilnya tes itu sudah disampaikan ke Litbangkes Kemententerian Kesehatan, tapi belum ada hasilnya,” kata Sri Nowo Retno, melalui pernyataan tertulisnya.

Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, karena belum ada hasil tes dari Litbangkes, jadi belum dapat dipastikan apada kedua PDP itu positif atau negatif COVID-19. “Kedua PDP itu memang ada komorbid atau riwayat penyakit penyerta,” katanya.

Berdasarkan data terbaru dari Crisis Center COVID-19, pada Selasa hari ini, jumlah PDP di Kota Bogor meningkat cukup signifikan dari dari delapan PDP menjadi 14 PDP atau meningkat 75 persen. Dari 14 PDP yang tercatat, dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan empat PDP lainnya dinyatakan sudah sehat sehingga selesai dari pengawasan. “Rumah sakit di Kota Bogor saat ini masih merawat delapan PDP,” kata Retno.

Sementara itu, data lainnya yang menunjukkan peningkatan cukup tinggi adalah warga yang berstatus orang dalam pemantauan (OPD). Pada Selasa hari ini, tercatat ada 283 ODP, sedangkan pada Senin (23/3) tercatat 245 ODP. Itu artinya, ada peningkatan 38 ODP atau 15,51 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 ODP dinyatakan telah selesai pemantauan atau sudah sehat, sehingga jumlah ODP dalam pemantauan ada 251 orang.

Kemudian, data pasien terkonfirmasi positif COVID-19, pada Selasa hari ini masih sama dengan Senin (23/3) kemarin, yakni tujuh pasien, satu di antaranya meninggal dunia. Karena itu, pasien positif COVID-19 yang masih dalam perawatan di ruang isolasi di rumah sakit di Kota Bogor sebanyak enam pasien. (jp/jm)

  • Dipublish : 24 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami