Dugaan Kasus Korupsi RSUD Gowa Segera Naik Sidik

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

GOWA– Kasus dugaan korupsi dana Covid-19 RSUD Syekh Yusuf segera naik penyidikan. Sisa menunggu
data penyedia barang dan jasa.

Kasubdit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Rosyid Hartanto, mengatakan, penyelidikan kasus dugaan korupsi penggunaan dana Covid-19 tersebut secepatnya dirampungkan. Pihaknya segera memeriska pihak ketiga sebgai penyedia alkes.

“Kita mau memastikan berapa harga yang ditawarkan ke rumah sakit. Sisa itu saja,” kata Rosyid, Senin, 3 Agustus.

Setelah pemeriksaan pihak ketiga rampung, maka penyidik segera melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel terkait audit investigasinya. “Jadi sisa itu saja,” ungkapnya.

Disebutkan sebelumnya, insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 disebut tidak sesuai. Hanya menerima ratusan ribu rupiah. Bahkan terkecil ada yang menerima puluhan ribu rupiah. Sementara, kasus pengadaan alat kesehatan diduga dinaikkan.

Selain itu, penyidik telah melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi. Baik itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dana Covid-19, beserta pegawai lainnya. Sudah terperiksa puluhan orang.

Humas RSUD Syekh Yusuf, Muhammad Taslim, mengatakan, perkara yang bergulir di Polda Sulsel tentu diserahkan sepenuhnya. Semua kebutuhan penyidik diberikan.

“Kami sangat menghormati penyidik kepolisian. Sepenuhnya dipercayakan dengan memberikan keterangan sebenar-benarnya,” katanya, kemarin. (ans/dir/fajar)

  • Dipublish : 4 Agustus 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami