Dybala-Higuain: Untung Tidak Dijual

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LAGA – pertemuan Inter Milan versus Juventus memang drama yang tak pernah habis untuk disajikan. Kontroversi yang mengiringi kedua tim, terus menyembur keluar. Media lokal Itali pun, serempak membicarakan.

Bukan bentroknya saja, tapi dua pemain Juventus yakni Dybala dan Higuain ikut mengiringi hasil tadi malam yang berakhir 1-2 bagi Si Nyonya Tua—julukan Juventus.

Ya, andaikata Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici tidak menutup pintu keluar bagi Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain musim panas lalu, ending cerita di Giuseppe Meazza tersebut bisa saja berbeda. Makanya gol-gol Dybala dan Higuain kemarin seperti jadi penegas bahwa mereka terlalu mahal untuk disia-siakan.

Gol kemarin jadi gol pertama La Joya, julukan Dybala, musim ini. Dalam wawancara ke Sport Mediaset, dia menyanggah semua rumor tentang dirinya yang ingin minggat dari Vinovo, kamp latihan Juve. ”Semua sudah tahu apa yang aku inginkan musim panas lalu, apa yang telah terjadi selama ini tak mudah diterima,” ucap Dybala.

Meski masih terikat kontrak sampai 2022, pemain 25 tahun itu sempat dikaitkan pergi ke Barcelona atau Paris Saint-Germain (PSG). ”Banyak kebohongan yang diceritakan. Tapi selama ini aku tetap diam, dan Anda bisa lihat inilah aku dengan salah satu permainan terbaikku,” tutur pemain berkebangsaan Argentina itu.

Emosional yang sama juga ditunjukkan Higuain. Terlebih, kemarin dia seperti menjalani laga penebusan dosa di Meazza. Ingat, apa yang terjadi di sana pada giornata 12 Serie A musim lalu? Dengan mengenakan jersey merah-hitam AC Milan, Higuain yang berstatus jadi pinjaman  dari Juve malah jadi pesakitan di depan rekan setimnya di La Vecchia Signora, julukan Juve.

Pipita, julukan Higuain, gagal mencetak gol lalu diganjar kartu merah dan Milan keok 0-2 di kandang sendiri. Musim buruk itu yang dia lanjutkan di Chelsea. Makanya, begitu Higuain harus bereuni kembali dengan Maurizio Sarri yang notebene tak memilihnya selama di Chelsea namanya santer disebut akan dijual.

Kini, termasuk dengan gol kemarin, Higuain malah menjelma jadi bomber spesialis gol-gol dalam laga besar. Dua kali grande partita, dua gol dia cetak. Sebelumnya Higuain menjebol gawang mantan klubnya, Napoli, ketika giornata kedua Serie A di Allianz Stadium, Turin (1/9). Kepada Sky Sport Italia, dia kini lebih memahami keputusan Sarri memainkannya dari bench.

”Pelatih sudah punya keputusan sendiri, Paulo (Dybala) main bagus belakangan ini. Jadi, bisa dimengerti (Sarri memilih Dybala jadi starter). Yang bisa aku lakukan, selalu siap memberi  bantuan bagi klub. Untungnya, tiap kali aku punya peluang, aku dapat menuntaskannya,” lanjut Higuain. 

(ful/fin)

 

sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 8 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami