Edhy Prabowo akan Hibahkan KIA Ilegal ke Kampus Perikanan

ILUSTRASI kapal ikan asing ilegal. (dok. Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP)
ILUSTRASI kapal ikan asing ilegal. (dok. Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo kembali menegaskan tidak anti penenggelaman kapal. Menurutnya, penenggelaman tetap dilakukan jika terdapat kapal ikan asing (KIA) yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap oleh jajaran Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Sedangkan kapal yang sudah ditangkap dan diproses pengadilan, tidak akan ditenggelamkan. “Penenggelaman kita lanjutkan. Kalau kita tangkap dia lari kita tenggelamkan,” kata Edhy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7).

Politikus Gerindra itu menyampaikan, kapal-kapal yang sudah disita petugas akan dihibahkan untuk lembaga pendidikan. Pasalnya saat ini, kampus-kampus perikanan masih kekurangan kapal untuk praktik.

Tak hanya itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga membuka peluang bagi koperasi yang ingin memanfaatkan tersebut. “Banyak kampus yang tidak punya (kapal), saya prioritaskan untuk kampus KKP sendiri,”urainya.

Guna menepis kekhawatiran kapal-kapal asing sitaan akan dijual oleh oknum tak bertanggung jawab, Edhy menyebut dirinya akan memasang alat khusus. Selain itu, KKP juga akan terus melakukan pengawasan agar kapal yang sudah dihibahkan, tidak mudah dipindahtangankan.

“Ada pengawasan, kita pasang apa kalau dijual ketahuan,” jelasnya.

Saat ini, KKP terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Kejaksaan Agung guna menyusun mekanisme penyerahan eks kapal asing. Khusus untuk kampus, tidak akan diminta dana sepeserpun dalam proses hibah tersebut.

Sementara bagi koperasi, akan ada mekanismenya untuk mencegah penyalahgunaan di kemudian hari. “Kampus tidak perlu proses bayar, kalau koperasi ada mekanismenya,” katanya.

Di tempat yang sama, Dirjen PSDKP, TB Haeru Rahayu memaparkan sejak Edhy menjabat Menteri-KP, KKP telah menangkap 58 KIA yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia. Tehadap kapal-kapal tersebut saat ini telah dilakukan proses hukum.

“Sekarang 58 (kapal) yang sudah ditangkap,” jelas Tb Haeru.(jp)

  • Dipublish : 15 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami