Ekonomi Menguat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pertumbuhan kredit pada kuartal III/2019 mengalami pelemahan. Namun, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan di kuartal IV/2019 kredit baru akan meningkat. Hal itu didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi yang menguat.

“Dua hal itu (kondisi moneter dan ekonomi menguat) menunjukkan pertumbuhan kredit baru akan meningkat karena didorong optimisme moneter yang melonggar dan ekonomi yang menguat sehingga risiko ekonomi relatif terjaga,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo pada akhir pekan kemarin.

Lanjut Perry, keyakinan kredit baru akan tumbuh hal itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 11,8 persen atau sedikit lebih rendah dibandingkan 12 persen pada kuartal sebelumnya.

Adapun, kata dia. pelonggaran standar penyaluran kredit terutama akan dilakukan terhadap kredit kepemilikan rumah/apartemen, kredit investasi dan kredit UMKM dengan aspek kebijakan penyaluran kredit yang akan diperlonggar antara lain plafon kredit, suku bunga dan agunan.

Terpisah, Direktur Utama Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaatmadja mengatakan, kendati pertumbuhan kredit lesu namun masih lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kredit industri sebesar 8,6 persen.

“Kalau secara year to date (ytd) industri itu hanya 3 persen, kami 6,2 persen ytd,” ujar Jahja di Jakarta, kemarin (28/10).

Dengan demikian, Jahja optimis dengan pertumbuhan kredit tahun ini. Ia mematok target sebesar 8 persen hingga akhir tahun.

Dia merinci, kredit korporasi meningkat 16,5 persen dari Rp199,17 triliun menjadi Rp231,99 triliun dan kredit komersial dan UKM tumbuh 10,5 persen dari Rp173,82 triliun menjadi Rp192,15 triliun. Selanjutnya, kredit kredit konsumer naik 4,1 persen dari Rp150,11 triliun menjadi Rp156,29 triliun.

Kendati demikian, kualitas kredit menurun ditandai dengan peningkatan rasio kredit bermasalah (NPL) dari level 1,4 persen menjadi 1,6 persen di September 2019.

(din/fin)

  • Dipublish : 29 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami