Enam Rumah Di Maros Diterjang Angin Puting Beliung

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAROS,— Sebanyak enam rumah penduduk di Dusun Bugis, Desa Tenrigangkae, Kabupaten Maros, rusak parah akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (12/1). Kerusakan yang dialami rerata berada pada dinding dan atap rumah akibat diterbangkan angin saat hujan dengan intensitas tinggi terus melanda wilayah ini.

Salah seorang pemilik rumah yang terdampak puting beliung, Kamal (47), mengatakan, insiden tersebut bermula saat dirinya hendak menjalankan salat subuh. Saat itu hujan deras disertai angin kencang terjadi hingga atap dan dindin rumah terangkat disapu angin puting beliung.

”Kejadiannya pada subuh sekitar pukul 04.20 Wita. Saat itu hujan sangat deras. Tiba-tiba saja dari belakang rumah terdengar gemuruh angin dan dalam sekejap atap rumah saya pun diterbangkan hingga rusak seperti ini,” ujar Kamal.

Selain rumah Kamal, ada pula beberapa rumah warga lainnya yang juga mengalami rusak parah setelah diterjang angin beliung. ”Selain rumah saya, ada juga beberapa rumah tetangga yang rusak diterjang angin, kami berharap bantuan dari pemerintah untuk perbaikan atap rumah yang rusak,” jelas Kamal.

Saat ini, seluruh korban puting beliung berharap besar mendapatkan bantuan dari Pemerintah setempat, pasalnya hujan disertai angin kencang masih mengguyur Maros terus-menerus hingga perabot rumahtangga sudah basah akibat guyuran hujan lebat yang terjadi di wilayah Maros dan sekitarnya.

Sementara itu, angin kencang juga merobohkan pohon yang melintang di tengah jalan di Dusun Data, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, mengakibatkan pengendara motor maupun mobil tidak bisa melintas.

Hasriadi, Koordinator Satgas Lapangan BPBD Maros kepada wartawan, menjelaskan, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Maros sudah berada dilokasi dan segera melakukan pemangkasan pohon tumbang tersebut.

”im TRC BPBD Maros sudah mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di tengah jalan di Kecamatan Marusu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan akhir-akhir ini. Karena cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini disinyalir menjadi penyebab terjadinya pohon tumbang. BPBD juga sudah melakukan penebangan pohon dan ranting di jalan poros yang diperkirakan sudah tua dan rawan tumbang. (bkm/jm)

 

Sumber: beritakotamakassar.fajar.co.id

  • Dipublish : 13 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami