Erick Thohir: Jangan Suuzon, Beri Waktu Ahok Bekerja

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Resistensi Serikat Pekerja Pertamina (FSPPB) terhadap Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang ditunjukkan sejak beberapa hari terakhir ditanggapi santai oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurut Erick, akan selalu ada kelompok yang pro maupun kontra dalam melihat satu figur.

“Saya rasa pro-kontra tidak hanya (terhadap) Pak Basuki. Saya sendiri, ada (kelompok yang) pro-kontra. Pak Chandra ada (yang) pro-kontra,” kata Erick di Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/11).

Yang penting, lanjut Erick, sosok yang terpilih menjalankan amanah dari negara betul-betul diberi kesempatan untuk bekerja. Dia pun meminta masyarakat yang selama ini menolak untuk melihat hasil kerja pria yang akrab disapa Ahok itu.

“Kadang-kadang kita suuzon, orang ini begini, begini, tanpa melihat hasil,” tegas Erick.

Eks presiden Inter Milan itu berharap, orang-orang pilihan yang kini memiliki jabatan di BUMN memiliki akhlak yang baik. Erick menambahkan, dia mau orang-orang yang ada di BUMN bisa amanah dan memiliki empati dengan kondisi di sekitarnya.

“Empati dalam arti (ketika kondisi) perusahaannya tidak baik, gaya hidupnya tetap (tidak foya-foya). Kalau perusahaannya untung, ya itu hak (mereka),” ungkap Erick.

“Tidak boleh juga ketika mereka melakukan haknya, kita gunjingkan (mereka). Tidak boleh,” pungkas Erick.

Sebelumnya, FSPPB menyatakan sikap menolak Ahok menjadi pejabat BUMN. Sosok Ahok dinilai penuh dengan kontroversi. Namun, tampaknya Ahok sendiri tak mau ambil pusing dengan penolakan serikat pekerja tersebut.

Kayaknya hidup gue ditolak melulu,” seloroh Ahok seperti dikutip dari PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Kamis (21/11). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, dia siap menjalankan tugas dari Erick. (jp)

  • Dipublish : 23 November 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami