Fasilitas Kesehatan Dibakar KKB, IDI Papua Minta Jaminan

Sejumlah fasilitas umum dibakar kelompok kriminal bersenjata Papua. Foto-Polri
Sejumlah fasilitas umum dibakar kelompok kriminal bersenjata Papua. Foto-Polri
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua meminta jaminan keamanan dan keselamatan bagi tenaga medis. Agar pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua berjalan lancar.

Hal ini menyusul kejadian pembakaran fasilitas kesehatan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, sejumlah tenaga kesehatan terluka. Bahkan ada yang meninggal dunia.

Dalam pernyataan tertulis yang ditujukan kepada Gubernur Papua, Ketua IDI Wilayah Papua dr Donald Aronggear, meminta kepada Pemprov Papua beserta TNI-POLRI untuk menjamin keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh wilayah Papua.

Juga meminta kepada Pempov Papua melakukan koordinasi dengan kota/kabupaten, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga keamanan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas.

“Kami juga berharap kejadian serupa tidak lagi berulang sehingga tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan dengan tenang tanpa ada tekanan maupun rasa takut,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima, Jumat (17/9).

Dr Donald juga menjelaskan, berkurangnya tenaga kesehatan di Papua terutama pedalaman, akan sangat berdampak terhadap masyarakat Papua.

Kemarin (16/9), IDI Papua bersama dengan 250 tenaga kesehatan menggelar aksi berjalan kaki (long march) damai mengelilingi jalan protokol di Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Sebagai ungkapan rasa dukacita dan penghormatan bagi Gabriella Meilani, perawat Puskesmas Kiwirok, yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata. Para tenaga kesehatan memasang pita hitam seraya menyalakan 1.000 lilin di sepanjang jalan sebagai tanda duka.

Saat ini, seluruh para tenaga kesehatan yang selamat dari fasilitas kesehatan tersebut dievakuasi ke Jayapura. (fin/jm)

  • Dipublish : 17 September 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami