Gara-Gara Virus Korona, Seluruh Program Mudik Gratis Tahun 2020 Dibatalkan

Ilustrasi Lonjakan jumlah pemudik terpantau di Terminal Purabaya tahun lalu. Kementerian Perhubungan membatalkan program mudik gratis menyusul merebaknya wabah COVID-19. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)
Ilustrasi Lonjakan jumlah pemudik terpantau di Terminal Purabaya tahun lalu. Kementerian Perhubungan membatalkan program mudik gratis menyusul merebaknya wabah COVID-19. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi menghapus program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2020. Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona di Indonesia yang berlaku selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari – 29 Mei 2020 mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyampaikan, baik program mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga swasta akan ditiadakan.

“Melihat kondisi penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif belakangan ini, saya rasa ini keputusan yang tepat walau berat, mudik gratis akan dibatalkan,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Oleh karena itu, pihaknya berharap, masyarakat pun dapat mengerti dan mematuhi apa yang sedang dilakukan pemerintah. Saat ini pihaknya juga aktif mendorong masyarakat untuk tidak mudik, meminimalisir mobilisasi agar tidak memperluas kemungkinan penularan Covid-19.

Menurutnya, saat ini pihaknya akan berganti fokus, saling bantu-membantu antara pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi penularan Covid-19. “Karena kita tahu dengan mudik, artinya ada arus orang banyak yang akan melakukan perjalanan. Ini tentu berbahaya dan beresiko tinggi jika tetap dilakukan,” imbuhnya.

Dirjen Budi menambahkan, pihaknya berharap peran serta masyarakat untuk tidak bepergian apalagi melakukan mudik pada saat libur Lebaran nanti. Pihaknya meminta maaf bagi masyarakat yang sudah mendaftar mudik gratis diimbau untuk tidak melakukan perjalanan dulu hingga situasi kondusif.

“Mudik ini melibatkan banyak massa, berpotensi menjadi titik penyebaran virus tersebut, yang mudik bepergian ke daerahnya masing-masing akan berpotensi membuat wilayah persebaran Covid-19 semakin luas. Kami akan gencarkan kampanye ini secara terus menerus,” tutupnya. (jp/jm)

  • Dipublish : 24 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami