Gempa Magnitudo 6 Guncang Sulut, Terasa Sampai ke Gorontalo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id–Gempa bumi bermagnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada Selasa (23/6) pukul 14.43 WIB. Guncangan gempa tersebut juga terasa di Provinsi Gorontalo.

BMKG mencatat gempa tektonik tersebut terjadi di wilayah Teluk Tomini dengan magnitudo 6,0. Episenter gempa bumi terletak di koordinat 0,03 LU dan 123,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 km arah barat daya Kota Bolaang Uki, Sulawesi Utara, pada kedalaman 109 km.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono seperti dilansir dari Antara mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi di bawah Sulawesi Utara. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan patahan naik (thrust fault).

”Guncangan gempa bumi itu juga dirasakan di daerah Bone Bolango, Bolaang Uki, dan Luwuk IV MMI (bila pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah), Gorontalo, Lolak, Ampana, Minahasa Tenggara, dan Tutuyan III–IV MMI,” terang Rahmat.

Guncangan juga terasa di Kotamobagu, Malili, Sorowako, Taliabu, serta Labuha (III MMI) dan Pasang kayu, Palu, Bitung, Toraja, Masamba, Manado, Toli-toli (II MMI getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini, lanjut Rahmat, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut dan tidak berpotensi tsunami.

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Namun, dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa dan memastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

”Gempa kencang dan cukup lama. Rumah bergoyang, bunyinya cukup keras membuat kami tambah panik,” ungkap salah seorang warga, Syafrudin.
Dalam guncangan sekuat itu, dia dan keluarganya panik dan berupaya lari ke luar rumah. Namun saat ini, warga telah kembali ke dalam rumah. (antara/jp)

  • Dipublish : 23 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami