Gerindra: Puan-Prabowo di 2024 Sengada Lawan

Foto : Iwan Tri whayudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin dan Rachmad Gobel saat keluar dari Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Kepergian Puan ke Istana untuk membicarakan perubahan nomenklatur kementerian di periode kedua presiden Joko widodo yang tentu berefek akan ada re-organisasi anggaran. Hasil pembicaraan tersebut akan dibawa dalam sidang Paripurna besok terkait penetapan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR RI.
Foto : Iwan Tri whayudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin dan Rachmad Gobel saat keluar dari Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Kepergian Puan ke Istana untuk membicarakan perubahan nomenklatur kementerian di periode kedua presiden Joko widodo yang tentu berefek akan ada re-organisasi anggaran. Hasil pembicaraan tersebut akan dibawa dalam sidang Paripurna besok terkait penetapan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR RI.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA- Kontestasi pemilihan Presiden 2024 masih jauh untuk dibahas. Namun sejumlah nama-nama yang digadang-gadang bakal bertarung di pesta demokrasi 5 tahunan itu mulai dimunculkan.

Sebut saja Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Menteri Pertahanan Nasional ini, dipastikan kembali maju sebagai calon Presiden pada Pilpres 2024. Asumsi ini muncul setelah Prabowo kembali ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2020-2025 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Hambalang, Jawa Barat pada Sabtu (8/8) lalu.

Sementara di pihak PDI-Perjuangan. Ada ketua DPR RI, Puan Maharani yang namanya ramai dimunculkan untuk 2024. Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono menilai, akan ada koalisi antara Gerindra dan PDI-P di Pilpres 2024. Kedua partai ini akan memasangkan Prabowo-Puan.

“PDI Perjuangan dan Gerindra Berkoalisi Prabowo-Puan sengada lawan. Sejahtera. Negara Makmur 2024 -2029.” Tulis Arief di twitternya, Senin (10/8).

Namun begitu, Arief menilai, di pihak Partai Demokrat, ada nama Agus Harimurti Yudhoyono yang akan menjadi lawan berat bagi Prabowo-Puan. Jika AHY akan maju, maka peta politik akan berubah.

“Tapi AHY sekarang sudah bukan Anak Boncel lagi loh. Dia sudah mulai keluar dari kawah candradimuka dan banyak berguru pada Ayahnya.. Tentu saja jika @AgusYudhoyono berhasil maju sebagai capres peta bisa berubah nanti,” cetus Arief Poyuono.

Selain AHY, ada juga nama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang akan menjadi pesaing Prabowo-Puan.

“Ganjar Pranowo, Anies Baswedan bisa jadi lawan yang tangguh bagi Prabowo -Puan. Selain AHY,” pungkasnya. (dal/fin)

  • Dipublish : 10 Agustus 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami