Gisel Terlambat Minta Maaf, Pelapor Urungkan Niat Bikin Laporan Baru

Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Artis yang akrab dipanggil Gisel itu diperiksa pihak kepolisian terkait video asusila yang mirip dirinya. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Artis yang akrab dipanggil Gisel itu diperiksa pihak kepolisian terkait video asusila yang mirip dirinya. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Gisella Anastasia sudah menyampaikan permohonan maaf ke publik terkait video pornonya bersama Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu. Permintaan maaf Gisel disambut positif oleh Pitra Romadoni, sang pelapor video berdurasi 19 detik tersebut.

Pitra, yang juga adalah seorang advokat, memuji langkah ibunda Gempita yang sudah berani meminta maaf dan mengakui kesalahannya tersebut. Pengakuan Gisel pun membuat Pitra mengurungkan niatnya melayangkan laporan baru ke pihak kepolisian.

Sebelumnya, Pitra sempat mengancam akan membuat laporan baru kepada Gisel apabila ia tidak minta maaf atas video porno yang ia rekam pada 2017 lalu itu. Pitra sempat mau membuat laporan baru karena Gisel dinilai sudah menyebarkan kebohongan karena ia sempat membantah dirinya adalah wanita yang berada di video itu.

“Kita sempat menyampaikan kalau tidak minta maaf akan ada laporan baru. Tapi karena sudah minta maaf, ya sudah selesai,” ujar Pitra, Jumat (8/1).

Pitra pun mengapresiasi kebesaran hati Gisel yang sudah mengakui dan meminta maaf kepada publik atas perbuatan tidak terpujinya itu. “(Minta maaf, Red) Itu hal yang sangat mulia, yang tulus. Mungkin jadi bahan pertimbangan bagi rekan-rekan penyidik,” ucap Pitra.

Walau demikian, Pitra tetap menilai Gisel terlambat meminta maaf. Pitra menuturkan, Gisel seharusnya menyampaikan permohonan maaf sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

“Lepas salah atau benar nggak jadi persoalan, minta maaf itu hal yang lumrah. Akan tetapi karena sudah ada penyebaran ke publik, harusnya diredam (segera mengaku dan minta maaf, Red),” tuturnya.

Permintaan maaf Gisel diyakini Pitra akan dapat meringankan kasus yang dialaminya. Hal itu berdasarkan sejumlah pengalaman yang terjadi dalam sejumlah kasus hukum.

“Secara hukum itu nanti akan jadi pertimbangan bagi penegak hukumnya, (bisa) ada keringanan,” tuturnya. (jawapos.com)

  • Dipublish : 8 Januari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami