Hamili Anak Tiri, Istri Polisikan Suami

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BENTENG – Kuntum (14) bukan nama sebenarnya siswi kelas II salah satu SMP di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), mengalami nasib tragis di usia remajanya. Betapa tidak, Su (49) ayah tirinya, dengan tega telah merengut kehormatannya. Bahkan akibat perbuatan sang ayah tiri, saat ini Kuntum tengah mengandung 3 bulan. Su, yang tidak bisa berkelit lagi, digelandang ke Mapolres Benteng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Su ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan resmi dari ibu korban yang tak lain adalah istri Su sendiri.

Kepada penyidik, Su mengaku sudah menyetubuhi anak tirinya ini sejak Juli lalu. Perbuatannya terhadap anak tirinya itu, akhirnya terbongkar oleh istrinya sendiri, yang akhirnya membawa anak kandungnya, Kuntum ke bidan untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan, korban dinyatakan tengah hamil 3 bulan.

“Seingat saya paling sedikit tiga kali saya menyetubuhinya,” ujar tersangka Su.

Su menggarap anak tirinya yang sedang beranjak remaja itu ketika istrinya tengah tidak ada di rumah. Dengan jurus rayuan maut, Su mengakui korban menuruti saja keinginannya.

“Istri saya bekerja serabutan, makanya pergi pagi pulang menjelang malam hari,” jelasnya.

Diterangkan Su, saat menggagahi Kuntum, dirinya sadar bahwa korban adalah anak tirinya. Namun, karena dorongan nafsu, dia membuang rasa manusiawinya. Tetapi, Su mengaku menyesal dan siap siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saya pasrah, dengan hukuman yang akan saya jalani,” kata Su.

Sementara itu, Kapolres Benteng AKBP.Andjas Adi Permana, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Rahmat, SH, MH menjelaskan bahwa tersangka dikenai pasal pencabulan anak dengan UU nomor 81 Ayat 1 Junto 76 e UU RI tentang Perlindungan Anak. Hukuman maksimalnya 15 tahun dan serendah-rendahnya 5 tahun.

Dijelaskan Kasat, bersama tersangka juga diamankan barang bukti antara lain pakaian korban, selimut yang digunakan tersangka setiap kali melancarkan aksinya.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka masih akan ditahan hingga 20 hari kedepan guna penyelidikan lebih lanjut,” demikian Kasat.

(vla/fin)

  • Dipublish : 20 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami