Harapan Ekonom, Menkeu Baru Harus Independen

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin resmi dilantik untuk periode 2019-2024. Terkait perekonomian nasional ke depan, para ekonom meminta menteri ekonomi (menkeu) yang baru sosok yang independen.

Hal ini disampaikan Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati. Sebab dengan terbebas dari kepentingan apapun, maka kinerja menkeu tidak terganggu.

“Mereka harus orang-orang yang dapat mengeksekusi visi presiden, independen, dan berintegritas tinggi,” kata Enny di Jakarta, kemarin (19/10).

Selain independen, lanjut Enny, menkeu nanti juga harus mampu menggenjot perekonomian Indonesia. Hal itu mengingat tahun depan gejolak global kian berat. Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina masih akan berlanjut hingga 2020, ditambah saat ini terjadi perang dagang AS dan Eropa.

Tak hanya itu, penting juga mampu mengelola efektivas anggaran dengan baik. “Dari Global Competitiveness Index, nilai transparansi anggaran kita memang naik. Tetapi, efektivitasnya belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hal ini yang harus diperhatikan Menteri Keuangan selanjutnya,” tutur Enny.

Sementara itu, Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menilai selain memiliki kemampuan ekonomi yang mempuni juga harus memilii pengalaman di bidang birokrasi. Kenapa demikian? Karena bisa bernegosiasi terkait anggaran dengan anggota dewan.

“Menkeu juga posisi yang akan memimpin negosiasi politik anggaran di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Oleh karena itu, pengalaman di bidang ini (birokrasi) menjadi hal nilai plus tersendiri,” tukas Yusuf.(din/fin)

  • Dipublish : 21 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami