Hari Ini Akan Digelar Pemilihan Pimpinan MPR Periode 2019-2024

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Rapat paripurna menetapkan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) digelar pada hari ini, Rabu (2/10) pukul 10.00 WIB. Sejumlah partai politik telah menyiapkan nama-nama kadernya untuk mengisi kursi pimpinan MPR periode 2019-2024. Mayoritas telah mengerucutkan calon ke satu nama.

Hal ini menyusul revisi UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3)tentang kursi pimpinan MPR sesuai jumlah fraksi yang duduk di parlemen yakni 10 kursi. PDIP mengusung Ahmad Basarah. “Pak Basarah belum tergantikan untuk bicara mengenai masalah Pancasila dan ketatanegaraan. Terutama mengenai Pancasila serta masalah empat pilar. Karena itu, beliau kandidat kuat pimpinan MPR,” kata politisi PDIP Arteria Dahlan di Jakarta, Selasa (1/10).

Sementara Partai Golkar mengusung Bambang Soesatyo (Bamsoet). Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan mantan Ketua DPR RI itu merupakan calon terkuat untuk posisi pimpinan MPR RI. Kemudian, Partai Gerindra mengusulkan Sekjennya yakni Ahmad Muzani untuk kembali menduduki jabatan pimpinan MPR. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto juga sudah menandatangani SK (surat keputusan) usulan tersebut.

Sementara itu, NasDem mengajukan nama Lestari Moerdijat untuk mengisi kursi pimpinan MPR. Sekjen DPP NasDem, Johnny G Plate mengatakan nama tersebut merupakan calon kuat yang diusung partainya. Selanjutnya, PKB belum memutuskan siapa kader yang diusung. Ini setelah Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi Wakil Ketua DPR RI. PPP sendiri memiliki tiga calon yang diusulkan. Mereka adalah Sekjen PPP Arsul Sani, Arwani Thomafi dan Amir Uskara.

Demikian pula dengan PAN. Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyatakan ada empat calon pimpinan MPR yang berpeluang. Yakni Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Hanafi Rais. “Kalau di PAN tidak ada voting, tetapi musyawarah mufakat,” ujar Yandri.

Sedangkan PKS dan Partai Demokrat belum memunculkan nama kader yang akan diusung menduduki jabatan pimpinan MPR. Ketua DPP PKS Ledia Hanifa mengatakan bahwa hal tersebut sedang dibahas oleh petinggi partai. Sedangkan Waketum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut akan segera menentukan nama calon. Kabarnya, Demokrat mengajukan nama Syarief.

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan posisi Ketua MPR seharusnya diserahkan kepada partai yang menjadi penyeimbang dari koalisi pemerintah. “Karena itu sejak awal, teman-teman partai dan fraksi mendorong saya untuk menjadi calon Ketua MPR. Ini bila teman-teman MPR lain memberi dukungan,” ujar Muzani.

Muzani berharap terjadi konsensus antar-fraksi dan kelompok DPD RI dalam menentukan Ketua MPR RI periode 2019-2024. Sehingga Gerindra akan menyosialisasikan gagasannya dalam bentuk lobi-lobi.

Terpisah, anggota Majelis Syuro PKS Jazuli Juwaini menegaskan bahwa partainya realistis terkait kursi Ketua MPR periode 2019-2024. Sebab, partainya menempati urusan ketujuh di Pemilu 2019. “PKS harus realistis. Kami menempati nomor urut tujuh. Sudah masuk pimpinan saja alhamdulillah,” kata Jazuli Juwaini.

PKS, lanjutnya, harus berpikir rasional dan proporsional. Menurutnya, membangun bangsa tidak boleh egois. Sehingga prinsipnya kebersamaan, proporsional dan keadilan. Jazuli menjelaskan sudah banyak pihak-pihak yang melobi PKS untuk mendukung sebagai Ketua MPR RI. (fin)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 2 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami