Hari Pertama Larangan Mudik, 3.000 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri masih menemukan banyak warga Jabodetabek yang hendak melakukan mudik. Mereka berusaha meninggalkan Jabodetabek melalui jalur tol maupun jalan arteri.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, sejak operasi yang dilakukan malam tadi, sudah ada sekitar 1.400 kendaraan pemudik yang diputar balikan disejumlah ruas tol Jabodetabek. Mayoritas adalah jenis kendaraan pribadi.

“Orang mudik sekitar 800-an di putarbalikan di lokasi ini. Dihitung (total) sekitar 1.400 sudah diputarbalikan,” kata Istiono di Tol Jakarta-Cikampek KM 31, Jumat (24/4).

Sementara itu, untuk dijalur arteri dari total 16 pos yang dibuat oleh Polda Metro Jaya rotal kendaraan mudik yang diputar balik sekitar 1.600 kendaraan. Penyekatan akan terus dilakukan petugas selama 24 jam.

Istiono menuturkan, karakteristik penyekatan kepada pemudik pada malam dan siang hari berbeda. Karena pada siang hari banyak lalu lalang kendaraan pengangkut karyawan melintas.

“Langkah kita evaluasi, cara bertindak pada malam hari berbeda dengan pagi hari dan siang hari. Kemudian di titik tertentu untuk tol di wilayah masing-masing jajaran berbeda,” jelasnya.

Selain itu, penyekaran juga dilakukan di jalur-jalur tikus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak memaksakan mudik. Bahkan pemudik yang berhasil mengelabuhi petugas pun masih harus dihadapkan dengan pos pemeriksaan lainnya di setiap kota/kabupaten.

“Saya pikir pemudik akan mikir dua kali lipat untuk mudik. Karena yang lebih penting membangkitkan kesadaran pemudik untuk tak mudik dan menyebarkan Covid,” pungkas Istiono. (jp)

  • Dipublish : 24 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami