Hasil Observasi Negatif, 6 Pasien Di Balikpapan Dibolehkan Pulang

Ilustrasi: Upaya pencegahan virus korona menyebar, petugas melakukan pengecekan kesehatan. (Mark Schiefelbein/AP)
Ilustrasi: Upaya pencegahan virus korona menyebar, petugas melakukan pengecekan kesehatan. (Mark Schiefelbein/AP)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BALIKPAPAN,- Dua pasien yang menjalani observasi di Rumah Sakit Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dinyatakan negatif dari virus corona disease (Covid-19). Keduanya telah dipulangkan ke rumah masing-masing, Kamis (5/3). Di hari yang sama, dua pasien yang tersisa masih menjalani observasi sudah mengantongi hasil laboratorium Puslitbangkes Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Direktur RSKD Edy Iskandar mengungkapkan, hasil pemeriksaan telah keluar di waktu yang berbeda. Satu hasil keluar siang. Satunya tadi malam. “Hasilnya negatif. Jadi, sangat aman untuk masyarakat Balikpapan. Sekali lagi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Silakan berobat ke RSKD. Kami siap melayani dengan baik, aman, dan nyaman,” ungkap Edy seperti dikutip Kaltim Post (Jawa Pos Group), Jumat (6/3).

Dengan hasil tersebut, total enam pasien yang pernah diobservasi semuanya negatif corona. Edy melanjutkan, kondisi pasien yang menjalani observasi terus membaik. Diikuti selera makan yang turut meningkat. Mengingat tidak ada pantangan makan, pasien sempat meminta menu makanan seperti ayam goreng cepat saji dan burger. Hal ini karena pasien sudah mulai bosan dengan makanan rumah sakit. “Kami memfasilitasi, silakan saja. Ini membuktikan kondisi membaik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pasien yang menjalani observasi memiliki gejala seperti batuk, pilek, demam, dan lesu. Sebenarnya kurang lebih mirip dengan gejala flu. Dia menyebutkan, rata-rata pasien datang berobat karena merasa khawatir dengan kondisinya. Mereka dengan inisiatif sendiri pergi berobat untuk memastikan dan meminta perawatan. Selama munculnya wabah Covid-19 pada akhir Januari, total sudah ada enam orang yang pernah menjalani observasi di RSKD Balikpapan.

“Mereka yang dicurigai ini ada riwayat bepergian dari luar negeri dan kontak dengan orang asing. Tapi semua dinyatakan pulang dengan sembuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ucap Eddy, setelah pulang ke rumah, pasien yang telah menjalani observasi hanya perlu istirahat secukupnya. Kemudian makan dan minum yang sehat biar segera pulih. Sementara kontrol kembali ke RSKD cukup dilakukan 4-5 hari kemudian. Tujuannya, agar kondisi mereka bisa termonitor dan berkonsultasi dengan dokter. Dia mengatakan, warga Balikpapan tak perlu khawatir dan selalu bersyukur. (jp)

  • Dipublish : 6 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami