Hoaks! Mayat Ditepi Pantai Disebut Awak KRI Nanggala-402

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Jaringanmedia.co.id – Sebuah kolase foto tentang mayat di tepi pantai beredar di media sosial Minggu (2/5). Entah dari mana sumbernya, tiba-tiba banyak yang menyebut bahwa mayat itu merupakan awak kapal selam KRI Nanggala-402. Kesimpulan tersebut hanya didasarkan pada pakaian korban yang katanya mirip seragam formal.

”Ditemukan mayat terdampar di perairan selatan pulau Mandangin. Identitasnya masih belum jelas. Melihat pakaian yg dikenakan seperti korban awak nanggala 402. Mari sebarkan agar segera dievakuasi,” begitu keterangan yang diunggah akun Facebook Muk Sin pada Jumat, 30 April 2021 (bit.do/AwakNanggala).

Empat foto dalam kolase itu mirip semua. Memperlihatkan sesosok mayat yang sudah mengering dengan pakaian berwarna cokelat kusam dan sabuk kulit. Mayat tersebut tampak seperti ditempatkan di atas pagar bambu yang roboh. Di sampingnya tampak seseorang sedang berjongkok.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Akhmad Alif menegaskan bahwa informasi di media sosial tentang jenazah awak KRI Nanggala-402 di pantai Pulau Mandangin itu menyesatkan. ”Informasi itu tidak benar. Jangan dipercaya,” kata Alif kemarin (2/5).

Sementara itu, Radar Madura (Jawa Pos Group) memberitakan penemuan mayat di tepi pantai Desa Mandangin, Kecamatan Kota Sampang, tersebut pada 28 April 2021. Kades Mandangin Saiful Anam menuturkan, mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan warga bernama Damhuji.

”Mayat ditemukan sekitar 200 meter dari tepi pantai. Karena itu, langsung ditarik nelayan ke pinggir,” katanya. Saiful memastikan bahwa mayat tanpa identitas tersebut bukan warganya. Mayat diperkirakan berasal dari daerah lain yang terseret ombak hingga sampai ke Desa Mandangin. ”Mayat ini dari luar. Mungkin sudah berbulan-bulan mengambang di air,” imbuhnya. Anda dapat membacanya di bit.do/MayatMrX.

Hasil otopsi menyebutkan bahwa mayat misterius itu berkelamin laki-laki dengan organ tubuh tidak lengkap. Sepasang kaki kanan dan kaki kirinya sudah hilang. Petunjuk lainnya, mayat tersebut memakai kaus putih terbalik bertulisan Margi Budi Harto Partai Perindo, tinggi 156 cm, dan usia diperkirakan 60 tahun.

”Mayat sudah berada di RSUD Sampang,” terang Iptu Tomo, Kapolsek Sampang, Kamis (29/4). Dia menambahkan, pihak keluarga yang mengenali ciri-ciri korban bisa mendatangi RSUD dr Moh. Zyn. ”Diperkirakan, jenazah sudah meninggal 16 hari lalu,” tuturnya. Anda dapat membacanya di bit.do/BajuPutih.

FAKTA

Mayat yang ditemukan di pantai Desa Mandangin, wilayah kepulauan di Kecamatan Sampang, itu tidak dilengkapi identitas. Diperkirakan berusia 60 tahun dan mengenakan kaus putih terbalik. (jawapos/jm)

  • Dipublish : 4 Mei 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami