Hoax Tentara Turki Tiba di Palestina

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Video tentang pasukan Turki yang diklaim telah sampai Palestina banyak dibagikan ulang oleh netizen di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan iring-iringan kendaraan tempur yang membawa pasukan. Nah, karena ada bendera Turki di beberapa kendaraan tersebut, netizen +62 menyebut pasukan Turki sudah datang di Palestina.

”Alhamdulillah sudah tiba pasukan Turki di tanah Palestina. Takbir!” tulis akun Facebook Darlan Wahyudi pada 14 Mei 2021. Posting-an itu lantas dibagikan ulang akun Oky Soesanto yang membenarkan bahwa iring-iringan kendaraan tempur dalam video tersebut adalah pasukan Turki yang sudah sampai di Palestina (bit.ly/TurkiDatang).

Rekaman berdurasi 1 menit 32 detik itu memang memperlihatkan iring-iringan kendaraan tempur. Bendera Turki tidak hanya terpasang di kendaraan, tapi juga dipegang para tentara dan penduduk. Di pertengahan video, tampak seseorang berbaju hitam berpidato dan memimpin doa bersama.

Namun, saat ditelusuri menggunakan situs padanan gambar, video tentang situasi yang sama beredar sejak 2008. Salah satunya diunggah kanal YouTube Aksu TV Haber pada 14 Februari 2018. Judul video itu berbunyi Suasana haru untuk para tentara Turki di Kahramanmaras.

Keterangan yang ditulis kanal itu menyebut konvoi militer yang akan pergi ke garis perbatasan untuk melaksanakan Operasi Cabang Zaitun. Perpisahan itu berlangsung di Kota Kahramanmaras, Turki, dengan upacara perpisahan di pusat distrik Pazarcik. Anda dapat melihat pria berbaju hitam berpidato dalam video itu pada menit ke-1:05 melalui link pendek bit.ly/OperasiZaitun.

Operasi Cabang Zaitun merupakan operasi lintas batas yang dilakukan Turki dengan Tentara Nasional Syria untuk memerangi milisi Kurdi. Menurut portal berita Anadolu Agency, Turki telah melangsungkan operasi tersebut pada 20 Januari 2018 di kawasan Distrik Afrin, sebuah kota di Syria Utara.

Kawasan Distrik Afrin menjadi tempat persembunyian utama para milisi Kurdi ketika rezim Bashar Assad di Syria menyerahkan kota tersebut kepada kelompok Kurdi tanpa pertempuran pada Juli 2012. Karena itu, Turki menganggap operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut. Anda dapat membacanya di bit.ly/DiSuriahUtara. (jpg/jm)

  • Dipublish : 19 Mei 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami