IDI Makassar Bentuk Satgas Tanggap Virus Corona

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id, MAKASSAR— Indonesia darurat virus corona Jumlah kasus positif Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona jenis hari terus bertambah hingga hari ini, Sabtu (21/3/2020).

Di seluruh dunia, jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 242.713 kasus. Sementara, sebanyak 9.867 orang meninggal dunia, dan 84.962 orang sembuh.

Jumlah korban jiwa virus Corona di Sulsel dan secara nasional juga meningkat. Kini, ada 32 korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh Indonesia terakhir di Sulsel .

Melihat fenomena mewabahnya virus corona di Sulsel, Ikatan Dokter Indonesia kota makassar membentuk satgas IDI makassar tanggap Covid 19 di ketua DR Dr Muhammad Sakti Sp.OT (K).

Menurut Sakti IDI Mkassar Akan membentu juga relawan tanggap corona, hot line info terbaru virus corona biar masyarakat tidak menerima berita hoax dan menampung bantuan dari lembaga manapun untuk membantu petugas dokter dan paramedis dalam menghadapi virus corona.

Ketua IDI Kota Makassar Dr Siswanto Wahab Sp.KK didampingi Sekretaris Dr Nur ashari M.Kes mengatakan bahwa IDI Makassar sebagai wadah profesi dokter akan berada di garda terdepan bersama pemerintah kota makassar serta pemerintah sulsel untuk mewujudkan masyarakat sehat tanpa virus corona , dengan di bentuknya satgas IDI Makassar Tanggap Covid 19 maka dokter garda terdepan serta terakhir.

Lanjut Humas Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar dr wachyudi Muchsin SH mengatakan petugas kesehatan yang menangani kasus virus korona (covid-19) kekurangan alat pelindung diri (APD). IDI meminta pemerintah memberikan fasilitas ini .
“Kami meminta pemerintah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo (selaku kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19) menyediakan (alat pelindung diri). “IDI makassar membuka donasi bagi donatur yang ingin membantu ke Bank BTN 00077-01-55-0000123 an Pengurus IDI Makassar,” kata dokter Yudi.

Dokter Yudi meminta warga Makassar jangan pandang remeh ini wabah corona Prediksi peneliti Amerika serika dari universitas John Hopkins korban corona capai 65 juta jiwa selama 18 bulan.

“ Penyebaran virus corona bisa lewat udara sekitar 4 jam sampai 3 hari , bahan tembaga 7 jam sampai 4 hari , bahan kardus 17 jam sampai 24 hari , bahan baja 26 jam sampai 48 hari , bahan plastik 30 jam sampai 72 hari “ ujar Yudi.

Dokter dan Paramedis Terkendala alat APB

Koordinator Logistik satgas IDI Makassar tanggap Corona Dr Muhammad Phetrus Johan Sp.OT (K) mengatakan Seluruh dokter dan paramedis selalu siap menangani pasien corona yang dirujuk di rumah sakit rujukan namun kendala utama dokter serta paramedis masih kendala Alat Pelindung Diri (APD), apalagi penderita Sulsel semakin bertambah belum lagi di faskes puskesmas yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang di perkirakan terpapar virus corona. (rls)

  • Dipublish : 21 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami