IDI Makassar Sukseskan Kawan Vaksin Covid-19

Ilustrasi Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melakukan tes usap pada program swab test masal. (Humas Pemprov Sulsel/Antara)
Ilustrasi Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melakukan tes usap pada program swab test masal. (Humas Pemprov Sulsel/Antara)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAKASSAR,– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar mendukung dan memaksimalkan peran Koalisi Relawan (Kawan) Vaksin Covid-19 untuk menyukseskan program vaksinasi bagi masyarakat.

Ketua IDI Makassar Siswanto Wahab seperti dilansir dari Antara di Makassar mengatakan, satu hal yang diharapkan bisa menghentikan persebaran Covid-19 di masyarakat, melalui vaksinasi. Sehingga, sudah sepatutnya mendapat pengawalan dan dukungan dari setiap orang.

”Sebenarnya kami belum menerima surat resmi dari PB IDI (pembentukan Kawan Vaksin) karena saya sejak 18–20 menggelar rakernas,” ujar Siswanto Wahab.

Menurut dia, Kawan Vaksin intinya untuk mengedukasi kepada masyarakat. Sebab, hal itu penting dilakukan. Pihaknya selama ini selalu menyampaikan jika vaksin merupakan solusi dan bukan jadi masalah.

”Sekarang ini jika kita masih menunggu, apalagi yang mau kita tunggu (selain vaksin). Makanya vaksin merupakan solusi dan jangan dijadikan masalah,” kata Siswanto Wahab.

Siswanto Wahab mengaku masih menunggu petunjuk pembentukan Kawan Vaksin dari pusat untuk dimaksimalkan kinerja dan edukasi tentang vaksin tersebut tersampaikan dengan baik kepada Makassar.

PB IDI membentuk Gerakan Kawan Vaksin hingga ke daerah untuk menyukseskan protokol kesehatan serta menyikapi rendahnya literasi masyarakat terhadap vaksin. Sehingga, banyak warga yang lebih percaya hoaks.

Koordinator nasional Kawan Vaksin Iswanto menjelaskan, demi meyakinkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi Covid-19, Kawan Vaksin di tingkat pusat hingga daerah bersedia menjadi pihak pertama yang divaksin bersama Presiden Jokowi.

”Hal ini untuk memberi bukti kepada masyarakat bahwa vaksinasi aman dan tidak memiliki efek samping,” tutur Iswanto. (jawapos.com)

  • Dipublish : 22 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami