IHSG Ditutup Menguat Seiring Koreksi Mayoritas Saham Asia

FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network
FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat awal pekan ini di tengah koreksi mayoritas bursa saham Asia.

IHSG ditutup menguat 61,3 poin atau 1 persen ke posisi 6.165,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,63 poin atau 0,9 persen ke posisi 970,99.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, pelaku pasar mengapresiasi komitmen pemerintah dalam rangka menjaga stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan.

“Di samping mempertahankan tingkat suku bunga acuan, market sangat mengapresiasi komitmen BI untuk melaksanakan kebijakan quantitative easing secara optimal dalam rangka meningkatkan likuiditas. Di sisi lain, perkembangan penelitian vaksin Covid-19 yang semakin progresif memberikan katalis positif bagi market,” ujar Nafan di Jakarta, Senin (21/12).

Dari Amerika Serikat, di samping mempertahankan tingkat suku bunga acuan, pasar sangat mengapresiasi komitmen The Fed untuk melaksanakan kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) secara optimal dalam rangka mendorong peningkatan daya beli, meningkatkan lapangan kerja, serta meningkatkan kinerja inflasi di Negeri Paman Sam.

“Selain itu, faktor harmonisasi politik antara Partai Republik dengan Partai Demokrat berhasil menyetujui program stimulus AS dari eksekutif,” kata Nafan.

Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman bergerak di teritori positif hingga penutupan perdagangan bursa saham.

Secara sektoral, delapan sektor meningkat dimana sektor pertambangan paling tinggi yaitu 3,81 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor infrastruktur masing-masing 3,04 persen dan 2,21 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor aneka industri dan sektor konsumer masing-masing sebesar 0,24 persen dan 0,07 persen

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp14,72 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.552.493 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,92 miliar lembar saham senilai Rp20,66 triliun.

Sebanyak 308 saham naik, 190 saham menurun, dan 139 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 48,97 poin atau 0,18 persen ke 26.714,42, indeks Hang Seng turun 191,92 poin atau 0,72 persen ke 26.306,68, dan indeks Straits Times terkoreksi 4,68 atau 0,16 persen ke 2.844,3. (riz/fin)

  • Dipublish : 22 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami