Imbas COVID-19 Ganggu Ekonomi, YLKI Usul Tarif Listrik Diturunkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, – Wabah virus Korona jenis baru atau Covid-19, secara ekonomi sangat berdampak terhadap pendapatan masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang pendapatannya berbasis haria atau pekerja harian.

Terkait hal itu, Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan pemerintah harus memikirkan kelompok tersebut. Selain itu, sudah seharusnya pemerintah memberikan kompensasi agar daya beli mereka tidak tergerus.

YLKI lantas mengusulkan agar struktur tarif listrik diturunkan, khususnya untuk golongan 900 VA. Bahkan, kalau perlu golongan 1.300 VA. Saat ini struktur tarif berdasar keekonomiannya (non subsidi) berkisar Rp 1.352 per kWh.

“YLKI mengusulkan agar struktur tarif tersebut diturunkan minimal Rp 100 per kWh, selama 3-6 bulan ke depan, atau bergantung pada lamanya wabah,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com, Kamis (26/3).

Apalagi, lanjutnya, harga minyak mentah di pasaran dunia saat ini sedang turun, sehingga momen untuk menurunkan tarif listrik tidak terlalu mengganggu Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik. “Diharapkan dengan penurunan struktur tarif tersebut, bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat rentan yang terdampak akibat wabah virus korona,” tutupnya. (jp)

 

  • Dipublish : 26 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami