Imbas Wabah Corona, 3.363 Pekerja Terpaksa Dirumahkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel mendata sebanyak 3.363 pekerja dirumahkan pada 130 perusahaan yang tersebar di 11 kabupaten/kota dan 23 perusahaan melakukan Pemutusan Tenaga Kerja (PHK) sebanyak 107 pekerja. Hal tersebut merupakan imbas dari wabah covid-19.

“Yang di-PHK di Kota Makassar sebanyak 53 orang dari 21 perusahaan, Kota Palopo sebanyak 54 orang dari 2 perusahaan,” ucap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Andi Darmawan Bintang, Selasa (7/4/2020).

Dari 3.363 pekerja yang dirumahkan, Andi Darmawan Bintang mengaku, sebanyak 340 di antaranya dibayar setengah dari upahnya. Sementara sisanya, 1.876 pekerja dirumahkan tanpa pembayaran. Namun, kata dia, belum dipastikan PHK dan menunggu panggilan untuk kerja kembali dari perusahaan.

Sementara itu, diketahui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membuatkan surat edaran seluruh bupati dan wali kota se-Sulsel terkait protokol penanganan covid-19 soal langkah penanganan tenaga kerja. Hal tersebut dimaksudkan untuk menindaklanjuti surat Kemenaker tertanggal 17 maret 2020 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Terkait Covid 19.

Lebih jauh, kata dia, surat edaran tersebut untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi penyetopan operasional perusahaan akibat covid 19.

“Pengawasan pelaksanaan protokol covid-19 kepada perusahaan. Kita juga melakukan pengumpulan data peserta Kartu Pra-Kerja di seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Kartu pra kerja ini ditujukan kepada pekerja yang di-PHK atau dirumahkan akibat Covid-19, pekerja informal, serta UKM,” tutupnya. (anti/fajar)

  • Dipublish : 7 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami