Imigrasi Imbau Warga Tetap Simpan Paspor Kedaluwarsa

Paspor Indonesia. (Instagram/panduwil)
Paspor Indonesia. (Instagram/panduwil)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Selama PPKM darurat, pelayanan keimigrasian di Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak dibatasi. Pelayanan hanya diberikan kepada pemohon dalam kondisi darurat. Salah satunya pengobatan di luar negeri.

Nah, jika ada paspor yang masa kedaluwarsanya habis selama masa PPKM darurat, pemilik tidak perlu mengurus dulu. Humas Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak Ronald mengatakan, paspor tetap harus dijaga. Jangan sampai hilang atau rusak.

Apabila paspor rusak atau hilang, ada beban biaya yang ditanggung pemilik. Biaya paspor rusak Rp 500 ribu. Kemudian, biaya paspor hilang Rp 1 juta. ”Tidak perlu khawatir kalau masa berlaku paspor habis. Tetap disimpan,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos Selasa (20/7).

Sebelum PPKM darurat, bulan lalu kanim telah mencetak 444 paspor baru dan mengganti 893 paspor yang masa berlakunya habis. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan Mei. Berdasar catatan kanim, selama Mei, paspor baru yang dicetak hanya 362 buah. Kemudian, paspor yang dicetak baru karena masa berlaku habis 777 buah.

Selain jumlah paspor, tindakan deportasi meningkat. Kasi Inteldakim Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak Sonny Noor Bhuwono menuturkan, bulan lalu ada empat warga negara asing (WNA) yang dideportasi. ”Ada dari India, Pantai Gading, Nigeria, dan Amerika Serikat,” jelasnya.

Sementara itu, pada Mei lalu, kanim hanya mendeportasi satu WNA dari Malaysia. Sonny mengingatkan WNA di kawasan hukum Kanim Perak untuk tetap patuh administrasi. Sebab, menurut dia, pemerintah telah mempermudah urusan administrasi izin tinggal di masa pandemi. ”Jadi, tidak ada alasan lagi masa berlaku izin tinggal habis karena susah ngurus,” katanya.  (jpc/jm)

  • Dipublish : 21 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami