Impor Daging Dituding Penyebab Pengangguran

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 MAKASSAR – Jumlah pengangguran di Kota Makassar disebut makin bertambah. Impor daging dituding sebagai salah satu pemicunya.

Ketua Asosiasi Pemotong Hewan Makassar, Jufri Pabe menyayangkan hal tersebut. Hewan yang dipotong setiap hari makin berkurang.

“Jika ada sapi yang dipotong, tentu membutuhkan banyak tenaga. Faktanya sekarang, jumlahnya makin berkurang, karena sudah banyak yang impor daging,” katanya, Senin, 2 September.

Jufri yang juga anggota DPRD Makassar mengaku, selama ini pemotongan hewan banyak sekali membawa tenaga kerja.

“Misalkan orang yang spesialis menguliti kulit sapi. Itu dulu jumlahnya banyak sekali, malah sudah banyak yang berhasil sekolah karena pekerjaan itu. Sekarang malah sangat jarang dijumpai,” tambahnya.

Kata Jufri, dahulu setiap hari bisa sampai 50-100 ekor sapi yang dipotong. Kini, sangat jauh menurun. “Sekarang hanya bisa potong 10 ekor. Paling banyak 20 ekor,” sebutnya.

Namun fenomena ini juga tidak membuat semua yang dahulu bekerja di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) begitu saja menjadi pengangguran. Beberapa dari mereka memilih beralih profesi.

Seperti yang diceritakan oleh Hasban. Dahulu, Hasban pekerja di RPH. Namun kurang lebih satu tahun terakhir ini, ia memilih membuka bengkel motor di bilangan Jalan Tamangapa Raya, Kecamatan Manggala.

“Mau bagaimana lagi, tidak bisa banyak harap di pemotongan hewan,” katanya, siang kemarin. (taq/rif)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 3 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami