Ini Penampakan Sapi Calon Hewan Kurban Presiden Jokowi, Harga Bikin Penasaran

Fauzal Mubarak Albadi sedang berdiri di depan sapi simental miliknya, yang menjadi calon hewan kurban Presiden Jokowi, Rabu (23/6). Foto: ANTARA/HO-Dok Dinas Pertanian Agam
Fauzal Mubarak Albadi sedang berdiri di depan sapi simental miliknya, yang menjadi calon hewan kurban Presiden Jokowi, Rabu (23/6). Foto: ANTARA/HO-Dok Dinas Pertanian Agam
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, AGAM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Barat sudah menyiapkan seekor sapi yang akan diusulkan sebagai hewan kurban Presiden Jokowi pada Iduladha 1442 Hijriah.

Sapi jenis simental dengan berat 1,3 ton itu milik peternak asal Pulai Sungai Talah Bukit Lurah, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, Sumbar. Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu, di Lubukbasung, Kabupaten Agam, Kamis (24/6), mengatakan sapi milik Fauzal Mubarak Albadi itu berkelamin jantan dan berusia sekitar empat tahun.

Arief mengatakan, sapi ini diajukan menjadi hewan kurban Presiden RI untuk warga Sumatera Barat. Sapi tersebut sudah disurvei untuk dilakukan verifikasi oleh tim dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan Balai Viteriner Bukittinggi. Sampel darah sapi tersebut telah diambil oleh tim untuk diperiksa di laboratorium.

Baca Juga: KSAL Peringatkan Taruna AAL Soal Pelanggaran LGBT, Sanksinya Tegas

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Harga Sapi Hidup Diperkirakan Naik Rp7.000 Ribu per Kg

“Kita (Dinas Pertanian Agam) masih menunggu hasil sampel darah sapi itu dari laboratorium,” katanya. Dikatakan, Fauzal Mubarak Albadi merupakan salah satu peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Harimau Agam.

Saat ini, jumlah sapi miliknya sebanyak 80 ekor dengan jenis simental, PO dan lainnya. Apabila terpilih, tambahnya, maka dalam lima tahun terakhir sapi peternak Agam yang telah dipilih menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia sebanyak tiga ekor.

Sebelumnya sapi peternak Agam yang menjadi hewan kurban Presiden RI pada 2017 dan 2019. “Ini menjadi kebanggaan bagi kita (masyarakat Agam), karena Agam sebagai penghasil ternak yang baik di Sumbar,” katanya. (antara/jpnn)

  • Dipublish : 24 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami