Ini Sanksi Buat Atlet Sepatu Roda yang Bermain di Jalan Raya

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. (Fianda Sjofjan Rassat/Antara)
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. (Fianda Sjofjan Rassat/Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id  – Ditlantas Polda Metro Jaya tetap memberikan tindakan terhadap belasan atlet pesepatu roda di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Pasalnya, atlet yang bermain sepatu roda itu membahayakan dengan bermain di tengah jalan raya.

Tindakan yang hendak diberikan pihak kepolisian yaitu berupa tindakan represif non justicial atau represif justicial. “Kami dari pihak kepolisian wajib memberikan tindakan represif non justicial atau represif justicial,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (11/5).

Sambodo menyebut, tindakan yang dilakukan belasan atlet pesepatu roda itu sangat membahayakan pengendara lainnya. Aktivitas pesepatu roda di jalan raya itu juga bisa menimbulkan gangguan dan ketertiban berlalu lintas.

“Jadi apa yang dilakukan para pesepatu roda ini tidak hanya membahayakan diri sendiri tapi juga membahayakan orang lain,” tegasnya.

Selain itu, kata Sambodo, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap belasan pesepatu roda itu untuk memberikan efek jera.

“Kami juga mencari para pesepatu roda itu dari kelompok mana dan kemudian kita adakan pemanggilan untuk diklarifikasi dan diberikan edukasi,” ujarnya.

“Kita juga akan memberikan sanksi karena sudah diberi tempat pemerintah untuk melaksanakan kegiatan bersepatu roda ini,” tuturnya.

Atas ulahnya, yang bersangkutan dikenakan Pasal 105 tentang berlalu lintas. Sebalumnya, Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Provinsi DKI Jakarta Muhammad Sal sudah meminta maaf kepada masyarakat terkait insiden anggotanya yang bermain sepatu roda di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Untuk memastikan hal ini tidak terulang lagi, Sal mengatakan bahwa seluruh pemain sepatu roda telah diberikan pemahaman dan edukasi tentang aturan berlalu lintas oleh pihak kepolisian dan juga membuat surat pernyataan.

“Apapun yang telah terjadi saya mohon maaf kepada semua yang memakai jalan raya terutama Wagub dan Gubernur yang sangat respon kepada sepatu roda ini,” kata Sal. (jpc/jm)

  • Dipublish : 11 Mei 2022
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami