Investasi Triwulan I di Sulsel Capai Rp 6,5 Triliun

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Jaringanmedia.co.id – Di Tengah Pandemi Covid 19 tidak mempengaruhi para investor untuk berinvestasi di sulawesi selatan. Dari data Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, (DPMPTSP) tercatat nilai investasi di triwulan I tahun 2021 sebesar Rp 6,5 triliun. Nilai ini naik, dibandingkan pada triwulan sama di tahun 2020 lalu,yaitu sebesar Rp 977 miliar.

Dari nilai Rp 6,5 triliun ini, terbagi atas Penanaman Modal Asing Rp 1,027 triliun dan Penanaman Modal Daerah Nasional (PMDN) Rp 5,503 Triliun.

Kepala DPMPTSP Sulsel, Jayadi Nas saat press conference, Rabu (28/4) mengatakan target tahun ini sebesar 8 triliun.DPMPTSP optimis target tahun ini akan tercapai,melihat di triwulan pertama telah mencapai 6,5 triliun dari enam sektor usaha yang memberikan dampak yang positif.

Dari enam sektor usaha, transportasi, gudang dan telekomunikasi menyumbang 40 persen atau Rp 2,6 triliun realisasi investasi di triwulan I, kemudian disusul perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 2,1 triliun atau 32 persen sisanya sektor pertambangan, industri makanan, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya serta sektor lainnya.

Menurutnya di tahun 2021 ini, BKPM menargetkan investasi di Sulsel mencapai Rp 12 Triliun naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 11 triliun.

Jayadi menyebutkan, ada beberapa faktor sehingga nilai investasi ini mengalami kenaikan adanya ekspansi dari perusahaan PT Huadi untuk proyek smelter yang awalnya satu tungku menjadi empat tungku, kemudian pembangunan sektor perumahan di kota makassar.

“Kami belajar dari ketidakmaksimalan strategi pada tahun 2020, dan alhamdulillah bagian pengendalian investasi bekerja dengan maksimal memberikan edukasi secara terus menerus, dengan turun langsung ke daerah untuk sosialiasi tata cara pengisian LKPM,” jelasnya

Selama ini, menurut Jayadi para pengusaha ini sebenarnya mau melaporkan LKPM mereka ada yang memang baik, ada yang nakal makanya pihaknya rajin turun ke daerah.

“Saya selalu mendorong, agar mereka terus melaporkan tentang penanaman modal di sulsel,” paparnya

Sementara, itu berdasarkan Kabupaten dan kota Kota Makassar Rp. 4,443 Triliun, kemudian Bone nilainya Rp 580 miliar, sedangkan Kabupaten Luwu Timur Rp. 555 milliar.

Kabupaten Bantaeng Rp 227 miliar dan Takalar Rp 145,992 Milyar serta Rp 588 miliar kabupaten/kota

Sedangkan berdasarkan Asal Negara (PMA) nilai realisasi investasi Triwulan I Tahun 2021 (PMA) yang masuk dalam Enam besar adalah Kanada Rp. 493 miliar, Singapura Rp. 193 miliar.

Lalu, R.R Tiongkok Rp 189 miliar, Malaysia Rp. 66,988 Miliar, Hongkong, RRT Rp 31 miliar dan Negara lainnya Rp 52,4 miliar. (Erbas/jm)

  • Dipublish : 29 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami