IPHI Berharap Jamaah Haji dan Umroh Indonesia Bisa Kembali diberangkatkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id — Indonesia akhirnya masuk prioritas untuk pelaksanaan ibadah haji dan umrah  oleh pemerintah arab saudi. Ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  setelah menggelar pertemuan dengan otoritas haji dan umrah Arab Saudi di Mekah, Senin lalu.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi warga tanah air tak terkecuali bagi Ikatan persaudaraan haji indonesia (IPHI) sulsel.

Ketua DPW IPHI Sulsel Dr H Abubakar Wasahua mengatakan jika masyarakat sudah sangat rindu bisa kembali melaksanakan ibadah haji dan umroh ke baitullah.

“Sampai sekarang masyarakat terus bertanya-tanya kapan pelaksanaan Haji dan Umrah dimulai, karena itu kami berharap pemerintah terus berupaya maksimal untuk melakukan loby-loby kepihak kerajaan saudi” ungkapnya.

Sementara itu, ada 3 agenda utama kepengurusan IPHI Sulsel tahun 2021 ini. Pertama, konsolidasi organisasi, konsolidasi pencitraan, dan konsolidasi keumatan.

Untuk Konsolidasi organisasi, sudah dilakukan dan hingga november 2021 telah menyelesaikan kepengurusan di sulsel sekira 99 persen.

Terkait konsoldiasi pencitraan, Maka IPHI harus tampil sebagai seorang Haji  Mabrur, sebagaimana Motto  IPHI “Haji Mabrur Sepanjang Hayat”. karena itu sebagai kelompok elit, IPHI harus tampil terhormat di tengah masyarakat.

Konsoldiasi terakhir adalah konsolidasi keumatan. IPHI harus bermitra dgn organisasi umat Islam lain. Mereka harus diajak untuk merumuskan langkah cerdas meluruskan masalah keumatan.

Saat ini IPHI Sulsel juga telah membentuk Koperasi IPHI dan akan melengkapi kerja-kerja keumatan IPHI agar mampu berkiprah di bidang ekonomi.

“Saat ini kita sudah mulai bentuk di daerah-daerah mendampingi kepengurusan IPHI Kab/Kota” Ungkap Abu Bakar.

AMHI maupun MTP, merupakan sayap organisasi yang diharapkan mampu menopang kerja-kerja organisasi IPHI melalui tugas dan perannya masing-masing.

“Angkatan Muda Haji Indonesia adalah garda terdepan sebagai eksekutor yang mandiri, terutama dalam hal mandiri secara ekonomi. Sehingga pengurus AMHI didorong untuk menjadi pengusaha” Beber Masykur.

Ketua MTP Dra Nurhayati Mahmud berharap ke depannya, makin banyak dari kalangan perempuan yang bisa membawakan manasik Haji dan umrah, mengingat jumlah jemaah Haji dan Umrah dari kalangan perempuan, semakin banyak.

“ada hal-hal khusus yang sebaiknya disampaikan oleh perempuan sendiri. Kami sedang usahakan itu termasuk Seluruh daerah” ungkap Nurhayati.

Hal ini terungkap dalam pertemuan di Top Cafe lantai 19 Graha Pena yang dihadiri Ketua DPW IPHI Sulsel Dr H Abubakar Wasahua, Ketua Majelis Taklim (MTI) IPHI Dra Hj Nurhayati Mahmud serta Ketua Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) KH Masykur Musa serta beberapa pengurus wilayah IPHI. (*)

  • Dipublish : 25 November 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami