Istana Dukung Polri Tindak Warga yang Langgar Physical Distancing

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas telah meminta partisipasi warga masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial hingga penjagaan jarak fisik atau physical distancing, ketika berada di tempat umum. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona atau Covid-19.

“Pada konteks negara demokrasi, termasuk Indonesia, partisipasi warga menjadi kunci utama meraih kesuksesan dari tujuan sistem. Pembatasan sosial merupakan mekanisme yang bertujuan memotong persebaran virus,” kata juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Fadjroel menyampaikan, sebagian masyarakat secara sadar dan kritis mengikuti mekanisme pembatasan sosial. Namun, ada sebagian lain yang masih belum menciptakan partisipasi ideal terkait mekanisme pembatasan sosial.

Pihak istana, kata Fadjroel, mendorong langkah Polri untuk mendisiplinkan atau menciptakan tindakan tegas kepada masyarakat yang tak mengindahkan imbauan Presiden. Terlebih, POLRI sebagai bagian dari Gugas Tugas Covid 19, telah mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Korona.

“Selain itu juga kegiatan konser musik, olahraga, kesenian, jasa hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya. Berdasarkan maklumat tersebut, Polri menindak tegas aktivitas massa dan kerumunan,” urai Fadjroel.

Bahkan, hingga Kamis (26/3) kemarin Polri telah melakukan 1.731 kali pembubaran massa dan kerumunan.

Pendekatan tindakan tegas Polri sampai saat ini masih dalam tingkat sangat demokratis, yaitu dialog dan ajakan.

“Presiden Joko Widodo mendorong agar sistem penanganan Covid-19 yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 bekerja secara cepat dan tepat. Keselamatan kesehatan dan daya sosial
ekonomi harus bisa diwujudkan,” tukas Fadjroel. (jp)

  • Dipublish : 27 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami