Isu Penundaan PON XX 2020 di Papua Bikin Gerah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Tersebarnya isu penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua membuat sejumlah kalangan gerah.

Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pihak-pihak terkait segera menindaklanjuti isu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 yang tertunda, Jumat (17/1) lalu.

Dalam rapat itu, ada tiga isu tertunda yang disampaikan, yaitu terkait akomodasi, pengadaan peralatan pertandingan serta pembiayaan.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan penyelengaraan PON bakal berlangsung di Papua akan digelar sesuai jadwal.

Jika merujuk jadwal itu, penyelenggaraan PON 2020 bakal berlangsung pada 20 Oktober – 2 November 2020, mendatang.

Kepastian itu ditegaskan Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto. Menurut Gatot, pembangunan venue dan fasilitas PON 2020 akan selesai sesuai jadwal. “Insya Allah (pembangunan) akan selesai tepat waktu, serta jadwal PON 2020 tetap on schedule,” ungkap Gatot ketika dihubungi oleh Fajar Indonesia Network (FIN) di Jakarta, Senin (20/1) kemarin.

Namun sayang, saat disinggung soal anggaran yang digelontorkan Kemenpora untuk persiapan serta pelaksanaan PON 2020 itu, Gatot enggan menjawab secara rinci. “Cukup banyak (anggaran yang dikeluarkan),” katanya.

Hal senada diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Ia menegaskan bahwa persiapan PON sudah berjalan dengan baik, hanya tinggal bagaimana menyelesaikan hal-hal yang masih kurang, termasuk penyelesaian venue.

Dikatakanya, persiapan venue yang dilaksanakan oleh PB PON dan Pemerintah Daerah diperkirakan bulan Maret sudah rampung. Kemudian yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR diperkirakan bulan Juli sudah selesai.

“Jadi pada intinya adalah tidak ada lagi persoalan yang terlalu krusial. Tadi pemerintah dari Provinsi Papua sudah memberikan jaminan kepada Presiden bahwa pelaksanaan PON ini akan berlangsung dengan kondusif, baik dan tentu saja sukses,” ujar Zainudin.

Diketahui, Kemenpora telah menyediakan bantuan untuk penyelenggaraan PON Papua sebesar Rp328 milyar, sedangkan untuk bantuan peralatan PON Papua Rp191 milyar.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) Provinsi Papua Alexander Kapisa menyatakan bahwa APBD Papua dari tahun 2015 hingga 2019 telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun untuk persiapan PON yang dikhususkan untuk pembangunan venue.

Terkait Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan empat venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua rata-rata sudah mencapai 70 persen.

Keempat venue itu adalah, arena Aquatic dan ISTORA Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu. “Pembangunan prasarana dan sarana untuk PON XX 2020 di Papua harus sangat cermat mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya,” ujar Basuki seperti dikutip dari situs resmi Kementerian PUPR, Senin (20/1) kemarin. (fin)

  • Dipublish : 21 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami