Jaksa Singgung Perkataan Rizieq yang Kasar dan Status Imam Besarnya

Foto: dok. pengacara Habib Rizieq
Foto: dok. pengacara Habib Rizieq
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanggapi pleidoi Habib Rizieq Shihab hingga menyinggung semua pernyataan Rizieq Shihab yang dianggap kasar dan tidak sejalan dengan status imam besarnya.

Rizieq didakwa membuat keonaran berkaitan dengan penyebaran hoaks tes swab di RS Ummi Bogor. Dalam perkara ini Habib Rizieq dituntut 6 tahun penjara.

“Bahwa terdakwa dan penasihat hukum dituntut harus tajam atas kasus, masalah yang dihadapinya, bijak secara hukum, dan beriktikad dalam menghadapinya dengan dalil-dalil hukum yang kuat dan tidak perlu mengajukan pembelaan dengan perkataan yang melanggar norma bangsa dengan kata-kata yang tidak sehat yang mengedepankan emosional apalagi menghujat,” ucap jaksa saat membacakan replik dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin (14/6) kemarin.

Baca Juga: Keren, Indonesia Dinobatkan Negara Paling Dermawan di Dunia

Jaksa mengatakan, Habib Rizieq Shihab melakukan pembelaan dengan perkataan kasar hingga mengedepankan emosional.

“Sudah biasa berbohong, manuver jahat, ngotot, keras kepala, iblis mana yang merasuki, sangat jahat dan meresahkan, sebagaimana dalam pleidoi. katanya Jaksa mengungkit kata-kata kasar Habib Rizieq.

Jaksa mengatakan bahwa Habib Rizieq sebagai tokoh ummat Islam seharusnya menjaga perkataan dan sikapnya di depan publik.

Baca Juga: Jaga Prokes, Varian Baru Delta Sudah Masuk dan Tersebar

“Dengan mudahnya terdakwa menggunakan kata-kata kasar sebagaimana di atas. Padahal status terdakwa sebagai guru, yang dituakan, tokoh, dan berilmu ternyata yang didengung-dengungkan sebagaimana imam besar hanya isapan jempol belaka,” ucap Jaksa.

“Tidak perlu mengajukan pembelaan dengan perkataan yang melanggar norma bangsa dengan kata-kata yang tidak sehat yang mengedepankan emosional apalagi menghujat,” kata jaksa lagi.

Respon Kuasa Hukum

Anggota kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar merespon replik Jaksa tersebut. ,Yanuar mengatakan, pernyataan yang dilayangkan Habib Rizieq Shihab selama persidangan tidak ditujukan secara spesifik untuk menyinggung siapapun.

“Akan tetapi jika ada yang tersinggung ternyata oleh ucapan beliau itu adalah urusan mereka masing-masing jadi yang dimaksud habib itu adalah hal-hal yang memang harus diucapkan secara tegas secara jelas,” kata Aziz kepada awak media di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. (fin/jm).

  • Dipublish : 15 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami