Jaringan 508 Kg Sabu-Sabu Masih Bombardir Pasokan Narkoba ke Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti 26,9 kilogram sabu-sabu. (Firman/Antara)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti 26,9 kilogram sabu-sabu. (Firman/Antara)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id–Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombespol Tri Wahyudi mengatakan, jaringan 508 kilogram sabu-sabu yang pernah diungkap, masih membombardir pasokan narkoba ke Kalsel.

”Jadi pengungkapan 26,9 kilogram sabu-sabu yang dimusnahkan kali ini masih ada kaitannya dengan jaringan 508 kilogram sabu-sabu yang menjadikan Kalsel sebagai target pasar,” kata Tri Wahyudi seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Rabu (24/2).

Dia meminta anggotanya terus melakukan upaya pengungkapan dari aksi penyelundupan narkoba jaringan internasional dalam jumlah besar. Sehingga, barang haram tersebut tak sampai beredar.

”Kami komitmen sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, tidak ada ruang narkoba beredar di Kalsel,” tegas Tri.

Ditresnarkoba Polda Kalsel terus melakukan pengungkapan sebanyak mungkin agar generasi muda di Bumi Lambung Mangkurat tidak terpapar narkoba. Sejak dilantik oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto pada 6 Januari, Tri Wahyudi terus bergerak memimpin tim Ditresnarkoba melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba dalam jumlah besar.

Kasus menonjol pertama ditangkap dua tersangka SF dan ZL pada 13 Januari di parkiran Duta Mall Banjarmasin dengan barang bukti 10 paket sabu-sabu dengan berat 11.138,14 gram atau 11,1 kilogram. Kemudian tangkapan besar kedua pada 28 Januari di Jalan Gubernur Soebardjo, Kabupaten Banjar. Dari dua tersangka MA dan NR ditemukan 15 paket sabu-sabu seberat 15.009,13 gram atau 15 kilogram.

Dalam pemusnahan barang bukti 26,9 kg sabu-sabu dan 42,90 gram ganja yang dipimpin Kabidhumas Polda Kalsel Kombespol Mochamad Rifa’i itu, turut dihadirkan 29 tersangka terdiri atas 27 laki-laki dan 2 perempuan.

Sebagai bentuk sinergitas penegak hukum, hadir pula Kasi Penyidikan BNN Kalsel Kompol Yanto Suparwito dan Kasi TP Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya Kejati Kalsel Arri H.D Wokas, serta perwakilan pejabat dari Balai Besar POM Banjarmasin. (jawapos.com)

  • Dipublish : 24 Februari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami